Hadapi Musim Tanam, Kadis Pertanian dan Perkebunan Siap Monitoring
NABIRE - Hadapi musim tanam pada bulan September dan Oktober tahun 2014, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP, M.Si bersama staf siap melakukan kegiatan monitoring lapangan. Dijadwalkan kegiatan monitoring ini akan dimulai minggu ked
Bagikan
NABIRE - Hadapi musim tanam pada bulan September dan Oktober tahun 2014, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP, M.Si bersama staf siap melakukan kegiatan monitoring lapangan. Dijadwalkan kegiatan monitoring ini akan dimulai minggu kedua bulan September.
Kegiatan monitoring ini akan dimulai dari distrik wilayah timur yakni Distrik Wapoga, Distrik Mora dan Distrik Napan. Untuk kunjungan monitoring di Distrik Wapoga dirinya akan melihat pengembangan dan perluasan areal kakao seluas 100 hektar di Kampung Wireri. Sementara di Distrik Mora untuk melihat pengembangan dan perluasan kelapa di Kampung Ayombai, Kama, Arui, Hariti dan Kampung Mambor.
Dari ketersediaan pupuk pestisida Poskha sebanyak 110 ton dan urea 300 ton lebih akan juga disalurkan sesuai Rencana Devenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Dan perlu diingatkan bahwa dua jenis pupuk ini baru saja didatangkan pada minggu ketiga bulan Agustus bersama jenis pupuk lainnya.
“Kegiatan monitoring yang akan dilakukan, bukan saja ke distrik wilayah timur Nabire. Tetapi akan dilakukan ke semua distrik berdasarkan komoditas pertanian dan perkebunan yang dikembangkan oleh masyarakat. Sehingga semua distrik di wilayah Kabupaten Nabire akan dilakukan kegiatan monitoring yang sama,” tutur Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP, M.Si via telepon genggamnya saat dihubungi Papuapos Nabire, Minggu (24/8) sore.
Setelah Distrik Wapoga, Mora dan Napan akan dilanjutkan kegiatan yang sama di Distrik Makimi, Teluk Kimi dan Nabire. Kegiatan monitoring ini untuk mengecek kesiapan para petani dalam pengembangan dan pembukaan lahan. Serta melakukan pengawasan terhadap pupuk yang telah dibagikan agar pupuk yang ada dapat digunakan para petani.
Sehingga kepada para petani yang ada di Kabupaten Nabire, perlu diingatkan bahwa pupuk bersubsidi baru didatangkan pada minggu ketiga bulan Agustus. Tentunya ini dapat dihitung dan akan disalurkan sesuai RDKK yang ada. Dinas akan melakukan monitoring kebawah untuk melihat dan mendapatkan laporan langsung terkait pemakaian dan penggunaan pupuk pada musim tanam bulan September dan Oktober ini.(des)
Bagikan artikel ini



