JAKARTA - Meki Nawipa dan Deinas Geley (MEGE) sebagai Gubernur Provinsi Papua Tengah dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah terpilih 2025-2030, mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di daerah pemilihan Papua Tengah harus berdiskusi selama tiga bulan sekali untuk kemajuan Provinsi Papua Tengah.

“Para bupati dari delapan kabupaten akan kerjasama dengan baik, kami sudah komunikasi,” ucap Meki Nawipa, Jum'at (21/2/2025) lalu.

Meki mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak boleh terjerumus ke dalam politik praktis, sebab masa depan karier bisa habis. Ia juga akan menjalankan Otonomi Khusus (Otsus) dengan baik. Sekolah gratis dan semua yang MEGE janjikan pasti akan dijalankan.

Terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, pihaknya akan membantu Pemerintah Kabupaten Nabire dalam penanganannya. Nawipa mengatakan tidak ambil alih, tetapi akan membantu.

Gubernur Meki Nawipa menyampaikan, setiap perjuangan dalam membangun Papua Tengah dalam meletakkan pondasi pertama yang kokoh dan kuat demi masa depan generasi penerus dan daerah adalah impiannya.

“Mari kita bersatu dalam membangun Papua Tengah periode 2025-2030 menuju Papua Tengah terang,” katanya.

Nawipa juga menegaskan, tak ada lawan politik lagi di Provinsi Papua Tengah, sebab seluruh pertandingan telah usai yang ditandai dengan pelantikan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini (Kamis, 20 Februari 2025).

“Kita lupakan semua dinamika politik kemarin, kita semua saudara di Papua Tengah, tak ada perbedaan. Karena itu, sekali lagi saya mengajak kita sama-sama bergandengan tangan membangun Papua Tengah ini,” ujarnya.

Mantan Bupati Paniai itu mengajak DPR Provinsi Papua Tengah dan MRP Provinsi Papua Tengah untuk dan harus kerjasama dalam mengambil keputusan tertentu dalam melindungi masyarakat Papua Tengah.(ppn)