NABIRE - Bertempat di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, di sekitar Bandara lama Nabire, saat Gubernur Papua Tengah memberikan sambutan pada Jumat (7/3/25) lalu, meminta agar semua Aparatus Sipil Negara (ASN) agar bekerja melayani rakyat dengan maksimal mungkin sehingga bisa membawa perubahan di Papua Tengah kedepan.

“Waktu kita pilih baik akan berjalan baik, waktu kita pilih tidak baik akan berjalan tidak baik. Penting kita harus pastikan kita ada

dalam Tuhan, supaya kita bisa menjadi berkat di atas tanah ini, karena barang siapa yang bekerja jujur di atas tanah ini, dia akan mendapatkan satu tanda heran ke tanda heran yang lain,” kata Meki Nawipa, S.H.

Lanjut Gubernur Papua Tengah, dan sebaliknya barang siapa yang berbuat jahat di atas tanah ini, dia akan mendapatkan halangan yang satu ke halangan yang lain.

“Jadi mari kita sama-sama di posisi yang pertaama tadi, bahwa kita layak mendapatkan satu tanda heran ke tanda heran yang lain,” ujarnya.

Meki Nawipa menyatakan, bahwa dirinya tidak tau seperti apa Papua Tengah yang lalu, karena ia mau dalam pemerintahannya harus ada sentralisasi dan air harus mengalir di semua tempat.

“Hari ini Meki Nawipa, gubernur pertama di Papua Tengah membuka seluruh krang, sehingga semua PNS juga bisa dapat. Jadi tidak ada lagi krang satu dan dua dan air akan mengalir sampai ke Masyarakat,” tegasnya.

Dirinya juga sempat Curhat kepada peserta apel dengan mengatakan, banyak tantangan dan halangan yang akan datang, tapi Tuhan mau kami tetap jadi pemimpin.

“Saya pernah mengasah parang sampai tajam dan parang itu membalik memotong saya, jadi kalau bapak ibu kerja baik saja Tuhan pasti tolong karena semua itu ada waktunya,” urainya.(rob)