NABIRE - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH saat pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Rabu (19/03/25) kemarin, menyampaikan beberapa pesan kepada Pj Sekda yang dilantik.

“Saya mau hari ini bapak percepat seluruh yang saya sudah bicara soal pendidikan gratis, panggil kepala dinas pendidikan, membuat surat undangan kepada sekolah-sekolah yang kita kerjasama baik, seperti Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Papua Harapan, Sekolah Fly, Serafim, Jesuit untuk memberikan pandangan bagaimana caranya kita bisa buat sekolah gratis di negeri ini,” kata Gubernur Papua Tengah dalam sambutannya.

“Supaya yang saya bicara bisa jalan dan tidak ada utang di sini, yang ada utang adalah orang kecil di Papua Tengah ini,” ujar Meki.

Meky Nawipa menambahkan, tidak ada pengadaan tanah. Mau buat apa pengadaan tanah ? Tanah pemerintah daerah punya ada 300 hektare yang bisa dibangun. Selesaikan RTRW dulu dan bantu kami.

“Saya mau di pemerintah saya tidak usah kita beli tanah, cukup. Kita yang di atas saja. Bangun kantor di atas. Ini pesan-pesan saya kepada bapak/ibu penjabat hari ini,” tegasnya.

Lanjutnya, ini ujian pertama. Tadi malam Wakil Menteri Dalam Negeri bicara itu mungkin. “Saya ada baca-baca di media. Kelihatannya seperti begitu. Bapak gandeng konsultan supaya kita buat pemerintahan adat supaya masalah tanah ini selesai. Ini nanti bom waktu, kalau masalah tanah ini tidak selesai. Jadi kita sama-sama, bukan hanya penjabat Sekda hari ini. Tapi kita sama-sama,” imbuh Meki.(rob)