GPM Pemkab Nabire Meriahkan HUT RI
NABIRE - Ratusan warga menyerbu stand penjualan minyak tanah, beras, bawang, telur dan minyak goreng, pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Sabtu (10/08/2024), di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jalan Ahmad Yani Nabire.

NABIRE - Ratusan warga menyerbu stand penjualan minyak tanah, beras, bawang, telur dan minyak goreng, pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Sabtu (10/08/2024), di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jalan Ahmad Yani Nabire.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire, Yasor Victor Sawo, SP.,M. Si, dalam sambutannya menyampaikan, GPM diselenggarakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun 2024.
Victor menyampaikan terima kasih kepada Bulog, para distributor beserta pelaku usaha lainnya, yang mau menyiapkan bahan pokok untuk dijual didalam acara GPM ini, selain bahan pokok, ada juga minyak tanah dan gas yang akan dijual di kegiatan tersebut.
Lanjut Victor, untuk minyak tanah setiap satu keluarga hanya akan mendapat sepuluh liter saja, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
"Kami berharap kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan pangan dengan sebaik baiknya, dikarenakan akhir-akhir ini kenaikan harga tidak stabil, seperti beras, gula, minyak goreng yang terkadang bisa naik tinggi," katanya.
Lanjut Viktor Sawo, Badan Pangan Nasional (BPN) mengkampanyekan untuk tidak boros pangan dan mendorong pola konsumsi yang sehat dan beragam. Dinas Ketahanan Pangan juga mengkampanyekan Bergizi Sehat Seimbang dan Aman (B2SH) kepada masyarakat.
Dalam kegiatan yang sama, Kepala Perum Bulog KCP Nabire, Dedy Rahman menyampaikan, di dalam GPM ini Bulog menyiapkan lima ton beras, minyak goreng 250 liter, gula 500 kilogram dan tepung 50 kilogram.
Dedy Rahman berharap, GPM itu bisa membantu masyarakat dalam menjaga kestabilan harga pangan.
Pengunjung yang hadir diacara tersebut, Martha Vina Regina Sineri Rapami juga menyampaikan, sebagai masyarakat sangat senang dengan diadakannya GPM ini dan berharap acara seperti itu bisa diadakan setiap bulannya.
Regina juga menyampaikan, gerakan pangan murah ini sangat membantu masyarakat, barang yang dijual sangat miring dibandingkan dengan yang ada di pasaran, seperti satu rak telur dijual dengan harga Rp65 ribu, sedangkan harga di pasar Rp70 ribu.
Gerakan pangan nurah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire diharapkan bisa membantu masyarakat untuk menjaga kestabilan pangan, diharapkan juga inflasi di Kabupaten Nabire bisa cepat terkendali dan kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi.(amd)
Bagikan artikel ini



