NABIRE - Tugas Badan Pekerja Klasis Nabire GKI di Tanah Papua bukan hanya mengurus soal organisasi. Tetapi juga menyangkut penggembalaan bagi para pegawai gereja yang ada di Klasis dan juga pelayanan penggembalaan bagi umat yang ada di wilayah Klasis Nabire. 

Demikian dikatakan Ketua Klasis Nabire Gereja Kristen Injili (GKI) Di Tanah Papua, Pendeta Linda Upessy, S.Th., M.Pd saat ditemui Papuapos Nabire, di ruang kerjanya beberapa waktu.

Kata dirinya, sebagai Badan Pekerja Klasis bertanggung jawab langsung kepada Badan Pekerja AM Sinode GKI Di Tanah Papua. Dan saat ini GKI Di Tanah Papua Klasis Nabire membawahi 42 jemaat, yang juga termasuk dalam wilayah pelayanan GKI Di Tanah Papua yaitu Jemaat GKI yang berada di Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak Ilaga. 

Lanjutnya, saat ini Badan Pekerja Klasis Nabire GKI Di Tanah Papua sedang mempersiapkan Sidang Sinode Ke- 19 Tahun 2022 yang akan di laksakan pada bulan Juli di Klasis Waropen. Dimana, Klasis Nabire akan menjadi Tuan Rumah untuk tempat transit bagi para Peserta Sidang Sinode yang berada di wilayah Wasior, Manokwari, Sorong, Fak-Fak, Kaimana. Sehingga, Nabire sebagai tuan rumah tempat transit Peserta Sidang Sinode Ke -19 Tahun 2022, akan mempunyai tugas yang cukup berat, karena semua Peserta dari sejumlah Kabupaten akan singgah dan bermalam di Nabire, untuk menunggu jadwal keberangkatan menuju tempat lokasi Sidang Sinode di Kabupaten Waropen. 

“Yang pasti, kami akan melakukan koordinasi dengan Panitia Pelaksana di Waropen, tetapi juga sebagai tuan dan nyonya rumah tempat transit, itu kita harus siap. Dan ini bukan sesuatu yang asing atau baru bagi kita di Nabire, tetapi kegiatan-kegiatan Sinodal selalu kita lakukan di Nabire, sehingga kita akan memberikan tanggung jawab kepada jemaat-jemaat yang ada di Nabire,” tuturnya. 

Menurutnya, ini adalah pesta iman yang harus di sambut dengan penuh sukacita dan di jalankan dengan penuh tanggung jawab. Secara khusus, dirinya juga meminta kepada semua warga jemaat GKI Di Tanah Papua Klasis Nabire untuk bersama-sama mensukseskan Sidang Sinode Ke -19 Tahun 2022 di Klasis Waropen, tetapi juga sukses menjadi Tuan dan Nyonya Rumah tempat transit para peserta Sidang Sinode nanti. 

“Mereka yang datang adalah bagian dari kita juga, sehingga kita perlu melakukannya dengan sukacita dan mereka yang datang juga bersuka cita. Semua yang di lakukan adalah karena rencana Tuhan, dan semua yang akan kita lakukan untuk kemajuan GKI Di Tanah Papua, mari kita sukseskan, mari kita bersukacita untuk kemuliaan nama Tuhan,” pungkasnya. (cad)