Gereja Katolik Paroki Bilogai telah Diresmikan Uskup
INTAN JAYA - Dalam kunjungan Pastoral Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Pr, selama kurang lebih 4 hari di Paroki Bilogai guna melakukan Pemekaran Kuasi Titigi menjadi Paroki Titigi, pada Jumat (24/6) sedangkan pada Minggu (26/6) Uskup melakukan peresmian atau pe
Bagikan
INTAN JAYA - Dalam kunjungan Pastoral Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Pr, selama kurang lebih 4 hari di Paroki Bilogai guna melakukan Pemekaran Kuasi Titigi menjadi Paroki Titigi, pada Jumat (24/6) sedangkan pada Minggu (26/6) Uskup melakukan peresmian atau pentabisan Gereja baru Katolik St Misael Bilogai yang ditandai dengan pengguntingan Pita di depan pintu masuk gereja serta Pemberkatan dan juga penandatangan Prasasti Perintis pertama Gereja Katolik didataran Tanah Moni/Migani.
Setelah dilakukan pemberkatan oleh Uskup Mgr John Philip Saklil, Pr dilanjutkan dengan kegiatan ibadah sekaligus pengurapan sejumlah umat yang mengikuti Krisma dan selanjutnya dilakukan Komuni bagi semua umat Katolik yang menghadiri ibadah minggu sekaligus Pentabisan Gereja baru Katolik Bilogai.
Usia dilaksanakan Krisma dan Komuni bagi Umat Katolik yang hadir dilanjutkan dengan Penandatangan Prasasti Tugu Perintis Misionaris pertama yang membawa masuknya Agama Katolik di Tanah Moni/Mogani. Yang mana Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil, Pr dan Bupati Kabupaten Intan Jaya Natalis Tabuni,SS,M.Si, diberikan kesempatan untuk melakukan penandatangan tersebut.
Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dalam kesempatan tersebut dalam sambutannya mengatakan, ini sebuah Gereja Katolik di wilayah Moni/Mogani yang sangat megah dan tujuan pemerintah memberikan dana hibah bagi gereja adalah bantuan fakutatif atau pilihan secukupnya.
Untuk itu, lanjutnya, pada kesempatan ini pemerintah daerah Kabupaten Intan Jaya memberikan kesempatan bagi atau kepada seluruh gereja untuk membangun gereja atau rumah Tuhan agar umat dapat beribadah di gedung yang baru dan baik, karena lewat gereja akan membentuk mental iman umat dalam menjaga gereja dan juga menjaga keamanan, agar jangan lagi ada pertumpahan darah.
Selain itu, selaku Bupati Intan Jaya mengharapkan, agar jangan lagi ada benda tajam yang dibawah ke gereja, karena geraja itu Rumah Tuhan.
Tak lupa pada kesempatan itu Bupati Natalis juga meminta dan berpesan kepada umat, bahwa bukan Gereja Katolik saja yang dibangun akan tetapi semua gereja harus dibangun dan pemerintah juga siap membantu agar ada rumah Tuhan karena disitulah ada umat beribadah kepada Tuhan dalam meningkatkan keimanan sebagai orang Kristen yang maju terus untuk menjadi saksi Kristus. (des)
Bagikan artikel ini



