NABIRE – Suasana tenang di Jalan Sinak Atas, Nabire, mendadak berubah mencekam tadi malam, Kamis (30/10/25). Salah satu rumah warga dikejutkan dengan kehadiran seekor ular yang menyelinap masuk dan bersembunyi di pekarangan, memicu kepanikan warga.

Kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WIT, ketika Rio (26), pemilik rumah, menyadari ada seekor ular masuk ke pekarangan rumahnya. Diketahui, lokasi rumah Rio yang berada di lorong paling ujung berdekatan langsung dengan area hutan, yang disinyalir menjadi jalur masuknya reptil tersebut.

Khawatir akan keselamatan diri dan keluarga, Rio segera menghubungi petugas Damkar Pemprov Papua Tengah pada pukul 19.21 WIT.

Laporan cepat dari warga langsung direspons sigap oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemprov Papua Tengah. Hanya berselang sembilan menit dari laporan diterima, tim sudah bergerak menuju lokasi pada pukul 19.30 WIT.

Tiba di lokasi pada pukul 19.45 WIT, Tim Damkar yang dipimpin oleh Stefanus Womsiwor Danru I segera melakukan persiapan evakuasi.

"Ular dilaporkan bersembunyi di dalam pot bunga di pekarangan rumah. Kami harus bekerja dengan hati-hati mengingat lokasi yang dekat dengan permukiman," jelas salah satu petugas.

Evakuasi dimulai pukul 19.48 WIT. Hanya dalam waktu tiga menit, Tim Damkar yang terdiri dari enam personel termasuk Moh. Alghozali, Putri Ayu Palilu, Ibrahim Tiumlafu, Marthinus sada, dan Yeremia Money berhasil melumpuhkan dan mengamankan ular tersebut.

Operasi evakuasi dinyatakan selesai total pada pukul 19.51 WIT, memastikan pekarangan rumah kembali aman.

Berkat respons cepat dan profesionalisme Damkar, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan, baik dari pihak penghuni rumah maupun petugas di lapangan. Kerusakan material juga nihil.

"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat area hutan atau lahan kosong untuk selalu waspada dan segera menghubungi kami jika menemukan hewan liar berbahaya. Salam Yudha Brama Jaya!" tutup laporan resmi Damkar Pemprov Papua Tengah.(pal/joseph)