Forum Profesi Baptis Papua Untuk Dukung Pengembangan Gereja
NABIRE – Dalam mendukung pengembangan gereja di luar lembaga hirarki, kaum intelektual Baptis Papua membentuk Forum Kaum Profesi Bapti
NABIRE – Dalam mendukung pengembangan gereja di luar lembaga hirarki, kaum intelektual Baptis Papua membentuk Forum Kaum Profesi Baptis Papua dibentuk intelektual dari Gereja Baptis di Tanah Papua. Forum tersebut perkumpulan untuk mendukung pengembangan bidang-bidang lain di luar gereja untuk kebutuhan jemaat dan warga lainnya. Intelektual gereja Baptis baik itu sebagai pegawai negeri maupun swasta yang berkarya di luar hirarki lembaga gereja diharapkan menjadi anggota kaum intelektual Baptis dan ikut berbakti di dalam pengembangan gereja di luar lembaga gereja.
Untuk merangsang semangat dan persekutuan kaum intelektual Baptis di Kabupaten Nabire, Boby Jikwa dari Gereja Baptis Papua mengajak kaum intelektual Gereja Baptis di daerah ini untuk membentuk Forum Kaum Profesi Baptis Papua wilayah Nabire, dalam pertemuan yang digelar di tempat pertemuan adat di halaman Honai Adat, Suku Dani, Damal, Dauwa dan Nduga (D3N) di Kali Mereh, Wadio, Nabire, Senin (5/4).
Jikwa usai pertemuan dengan kaum inteleketual Baptis se-Nabire, mengatakan, perkumpulan kaum intelektual Baptis se-Tanah Papua, baik itu di Provinsi Papua Barat maupun Provinsi Papua ini terlepas dari kepemimpinan gereja Baptis di Tanah Papua. Perkumpulan ada untuk membantu pengembangan gereja di luar lembaga dan hirarki gereja untuk melayani kebutuhan jemaat dan umat lainnya. Oleh karena itu, perkumpulan intelektual Baptis merupakan perkumpulan di luar lembaga gereja untuk menopang pengembangan gereja di Tanah Papua.
Ketua Forum Kaum Profesi Baptis Papua wilayah Tabi ini menambahkan, beberapa wilayah kerja Gereja Baptis Papua sudah ada Forum Kaum Profesi Intelektual Baptis Papua. Oleh sebab itu, diharap agar di Nabire ini juga akan membentuk Forum Kaum Profesi Baptis guna membantu pengembangan gereja baptis di wilayah ini.
Jikwa menambahkan, forum ini terlepas dari lembaga gereja tetapi ada untuk membantu pengembangan gereja dalam bidang-bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka pengembangan pelayanan gereja kepada jemaat. Oleh karena itu, forum ini tidak akan terpengaruh dengan kepemimpinan lembaga gereja.
Salah seorang peserta dari Nabire saat ditanya, mengatakan, dalam pertemuan tidak membentuk forum tersebut. Tetapi, ada pemahaman bersama sehingga kaum intelektual Baptis di Nabire juga akan membentuk forum kaum profesi wilayah Nabire. (ans)
Bagikan artikel ini



