NABIRE - Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua Tengah tidak ada dualisme. “Karena kami berdua sudah dimediasi langsung oleh pemerintah untuk masing-masing melaksanakan tugas yang sudah diberikan kepada saya dan Yosepina untuk bekerja dengan koordinasi Bersama,” kata Fience Mofu, kepada Papupos Nabire saat dihubungi via telepon selulernya. Dikatakannya, sebenarnya dualisme ini tidak ada, sebab mereka pernah dimediasi langsung oleh pemerintah. “Kami berdua, yang mana ibu Yosepina dan Fience Mofu diakomodir dan diberikan tugas dan tanggung jawab. Yosepina mengurus kontruksi dan Vince Mofu mengurus koperasi dan UMKM harus bekerja dalam satu wadah,” jelasnya.

Terkait dualisme itu terjadi, karena adanya kepentingan dari pihak-pihak tertentu dan memainkan perannya untuk mengacaukan.

Menurut Fience Mofu, bahwa sebenarnya organisasi KAPP ini adalah wadah yang mengakomodir semua pengusaha orang asli Papua diatas tanah Papua.

“Kita harus punya pemahaman yang baik tentang organisasi ini,” katanya.

Dirinya juga mengharapkan, kepada semua anggota KAPP di Provinsi Papua Tengah untuk tidak terprovokasi. Papua Tengah milik Bersama, semua pengusaha orang asli Papua yang bernaung di dalam organisasi yang tidak terlepas dari pengusaha Orang Asli Papua (OAP), jadi KAPP ini adalah lembaga yang mengakomodir semua pengusaha OAP.

Untuk itu, dirinya harapan tidak boleh termakan isu tapi mari bersama-sama siapkan mental diri (legalitas perusahaan) masing-masing untuk bisa bersaing secara profesional.(rob)