NABIRE – Fans-Bro, seperti disampaikan oleh calon bupati Paslon nomor urut 3, Drs. FX Mote, M.Si, siap mengkawal pembangunan di Kabupaten Nabire yang akan dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Nabire. Hal ini seperti disampaikan FX Mote kepada Papuapos Nabire, semalam, melalui sambungan teleponnya.

Dikatakan FX Mote, Fans-Bro baru saja menggelar doa syukur yang dihadiri tim sukses, relawan serta tamu undangan lainnya. Acara doa syukur digelar di Rumah Juang yang juga adalah kediaman Cawabun Tabroni M. Cahya.

Ada tiga hal yang disampaikan saat acara doa syukur. Pertama, kata FX Mote, pihaknya menyampaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pilkada Kabupaten Nabire. Putusan MK yang sudah disampaikan itu, kata FX Mote, bersifat final dan mengikat untuk semua pihak di Nabire harus laksanakan. 

Hal kedua, pihaknya sebagai calon bupati dan calon wakil bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat pendukung. Sekaligus permohonan maaf bila selama pelaksanaan dari tahun 2020 sampai 2021 ada hal-hal yang kurang berkenan kepada semua pihak. Baik itu tim sukses, simpatisan, relawan maupun masyarakat Nabire. 

“Kehadiran Paslon 03 jika membuat hal yang kurang bagus di Kabupaten Nabire ya kami mohon maaf. Tapi setahu kami mungkin kami yang paling tertib dibanding pasangan calon lainnya,” tuturnya dari balik telepon. 

Hal ketiga, lanjut FX Mote, pihaknya menyatakan sikap untuk selalu ada di Nabire dan selalu mengkawal pembangunan yang akan dilaksanakan oleh calon terpilih. 

“Kita sebagai negarawan, kita harus mengikuti putusan-putusan negara dengan baik. Selama melaksanakan pembangunan di Nabire, kami siap mengkawal demi kelancaran pembangunand di Kabupaten Nabire menuju Nabire Hebat yang dicita-citakan oleh paslon 02. Kalau tidak menjadia hebat ya itu nanti menjadi masalah bersama,” paparnya. 

Lanjutnya, Fans-Bro bertindak sebagai pengawal pembagunan. Jika ada yang tidak beres, kata dia, sikap kita bukan oposisi tapi mengawal program-program yang dibangun yang penting bisa tepat sasaran, tepat tempat dan tepat guna. 

“Kalau tidak tepat, nanti akan ada komplain dan protes dari masyarakat atau dari kami,” tuturnya. (ros) 


Foto : 13-10-21-Fans-Bro Syukuran.jpeg