Efisiensi Anggaran, Program Pelatihan OAP Alami Penurunan Peserta
NABIRE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire mengatakan, adanya efisiensi anggaran yang berdampak pada program pelatihan pengelasan dan tata boga khusus Orang Asli Papua (OAP) di tahun 2024 dan 2025.

NABIRE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire mengatakan, adanya efisiensi anggaran yang berdampak pada program pelatihan pengelasan dan tata boga khusus Orang Asli Papua (OAP) di tahun 2024 dan 2025.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselianus Rae, S.Pd, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, program pelatihan ini berhasil diikuti oleh 130 peserta. Namun, di tahun 2025, terjadi penurunan jumlah peserta menjadi 80 orang.
"Penurunan ini disebabkan oleh adanya efisiensi anggaran yang harus kami lakukan," jelas Marselianus Rae saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/03/2025) lalu.
Meskipun terjadi penurunan jumlah peserta, Disnakertrans Kabupaten Nabire tetap berkomitmen untuk memberikan pelatihan berkualitas bagi OAP. Pada tahun 2025, fokus pelatihan akan diarahkan pada bidang pengelasan.
"Kami memahami pentingnya keterampilan pengelasan dalam mendukung pembangunan di Nabire. Oleh karena itu, kami akan fokus pada pelatihan ini di tahun 2025," tambah Marselianus Rae.
Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan yang memadai bagi OAP, sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja dan berkontribusi pada pembangunan daerah.(sam)
Bagikan artikel ini



