Dua Korban Laka di Mapia Dirujuk ke RSUD Nabire
NABIRE - Dua (2) korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) pada Sabtu, 26 September 2020 di Jalan Bomomani Distrik Mapia Kabupaten Dogiyai
NABIRE - Dua (2) korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) pada Sabtu, 26 September 2020 di Jalan Bomomani Distrik Mapia Kabupaten Dogiyai antara mobil truck berwarna merah dengan No Pol PA 8995 KD dengan Sepeda Motor (Spm) Honda CBR tanpa TNKB dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nabire, setelah sebelumnya dirawat di RSUD Dogiyai.
Kapolres Nabire, diwakili langung Wakapolres Nabire Kompol Samuel D. Tatiratu, SIK kepada media ini membenarkan kejadian atau Lakalantas tersebut.
Dalam keterangannya kepada media ini, ketika usai menenggok korban di RSUD Nabire bersama Wakil Bupati Dogiyai Oskar Wakei menjelaskan, Lakalantas ini sedang dalam penanganan pihaknya dan diupayakan penyelesaian sebaik mungkin.
Adapun kronologis singkat kejadiannya, lanjut mantan Kasat Lantas Polres Nabire itu, mobil truk berwarna merah yang dikemudikan M melaju menyusuri Jalan Bomomani Distrik Mapia, Dogiyai.
Sesampainnya di depan kantor Koramil hendak berbelok ke arah kanan, bersamaan datang dari arah berlawan Spm Honda CBR yang dikendarai DW yang berboncengan dengan MW.
Lantaran tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga Spm tersebut menabrak bak truk samping kiri bagian belakang, yang mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda CBR mengalami benturan pada bahu sebelah kanan serta yang dibonceng mengalami luka pada bagian dahi dan bibir.
Selanjutnya, masih sesuai keterangan mantan Kabag Ops Polres Nabire itu, korban dievakuasi ke RSUD Dogiyai untuk mendapatkan penanganan atau tindakan medis dan berikut dirujuk ke RSUD Nabire.
Wakapolres Nabire Kompol Samuel mengharapkan kasus Lakalantas tersebut tunggu perkembangan selanjutnya.
Artinya, pihak Polres Nabire melalui Satlantasnya akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalah ini dengan damai.
Sopir dan kendaraan truk sudah diamankan di Polres Nabire.
“Ini masalah Lakalantas jadi mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk menciptakan situasi yang aman dan damai.
Untuk kondisi kedua korban semoga dapat segera sembuh dan membaik sehingga kepada masyarakat Mapia untuk tetap tenang, lantaran pihak Polres Nabire akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, mewakili keluarga korban dan atas nama pemerintah daerah Wakil Bupati Dogiyai, Oskar Makey kepada media ini siang kemarin di areal RSUD Nabire mengatakan, kami pihak keluarga dan atas nama pemerintah daerah akan menyelesaikan dan memediasi kasus Lakalantas ini.
Pada prinsipnya, kami minta adik dan saudara kami yang kini sedang dirawat cepat atau segera sembuh/pulih kembali.
Dan selama dalam perawatan pihak yang diduga pelaku, yakni pengemudi truck dan atau pemilik kendaraan untuk dapat bertanggung jawab.
Dengan sikap ini, tambah Wabup Dogiyai itu, kami pihak keluarga dan masyarakat Mapia tidak akan membuat gerakan tambahan selama dari pihak pengemudi atau pemilik kendaraan bertanggung jawab.
Apabila ada masyarakat yang menyebutkan keluarga korban dan melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab, dirinya tidak menginginkan hal tersebut.(wan)
Bagikan artikel ini



