Dua Kepala Suku Pastikan Keamanan di Papua Tengah
NABIRE - Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan baru-baru ini, dua perwakilan kepala suku di Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya Kepala Suku Mee, dan Jhon Kogoya Kepala Suku Lapago, secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

NABIRE - Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan baru-baru ini, dua perwakilan kepala suku di Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya Kepala Suku Mee, dan Jhon Kogoya Kepala Suku Lapago, secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
Imbauan ini disampaikan pasca Pilkada. Dua perwakilan kepala suku dari berbagai wilayah di Provinsi Papua Tengah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.
Jhon Kogoya yang mewakili kepala suku Lapago menyampaikan keyakinannya bahwa situasi keamanan di wilayahnya saat ini sangat kondusif. “Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, tokoh masyarakat dan pemuda, untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Jhon di Resto L-Price, Kamis (28/11/2024).
Melkias Keiya, mewakili Suku Mee senada dengan pernyataan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa masyarakat di wilayahnya hidup rukun dan damai. “Kami berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi semua,” tegasnya.

Melkias menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil beberapa langkah konkret untuk menjaga keamanan, antara lain memperkuat sinergi dengan aparat keamanan.
Sementara itu, Jhon Kepala Suku Lapago menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Kedua tokoh adat ini menekankan pentingnya menjaga toleransi antar suku dan saling menghormati satu sama lain. Dalam pernyataan yang diterima awak media, Jhon Kogoya menyampaikan, "Mari kita jaga toleransi antar suku, dan saling menghormati satu sama lain," ujarnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Melkias Keiya yang meminta agar masyarakat tetap tenang dan menghindari tindakan provokatif.
Pernyataan dari kedua kepala suku ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keamanan di daerah. Sebagai tokoh adat yang disegani, suara mereka memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat. Dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, diharapkan situasi di Papua Tengah aman dan kondusif.
Selain mengimbau masyarakat, kedua kepala suku juga memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang berusaha mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Imbauan dari kedua kepala suku ini menjadi angin segar di tengah situasi yang aman, dan selamanya aman. Siapa yang terpilih dalam Pilgub, dan Pilbup dari masing-masing cakupan delapan kabupaten dan Pilgub siapa terpilih pihaknya terima.
Harapannya, dengan adanya dukungan dari tokoh adat dan masyarakat, situasi di Papua Tengah dapat segera kembali normal dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai.(sam)
Bagikan artikel ini



