DPPKB Tekankan Kesadaran Masyarakat dan Penggunaan Kontrasepsi, Indikator Keberhasilan Program KB
NABIRE - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire menegaskan bahwa keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) sangat bergantung pada dua faktor utama, yakni kesadaran masyarakat dan pemanfaatan alat kontrasepsi secara optimal. Hal ini disampaikan oleh Paulus Talakua, S.KM, M.Kes, saat ditemui oleh Papuapos Nabire, pada Kamis (22/05/2025).

NABIRE - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire menegaskan bahwa keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) sangat bergantung pada dua faktor utama, yakni kesadaran masyarakat dan pemanfaatan alat kontrasepsi secara optimal. Hal ini disampaikan oleh Paulus Talakua, S.KM, M.Kes, saat ditemui oleh Papuapos Nabire, pada Kamis (22/05/2025).
Menurut Paulus Talakua, kesadaran masyarakat menjadi pondasi utama dalam menyukseskan program KB. "Kesadaran bagaimana keluarga itu bisa memanfaatkan namanya program pemerintah lewat KB," ujarnya.
Ia menekankan bahwa tanpa kesadaran yang memadai, program pemerintah di bidang KB tidak akan berhasil, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kesejahteraan keluarga itu sendiri.
Faktor kedua yang menjadi indikator keberhasilan adalah kemampuan keluarga dalam memanfaatkan seluruh jenis kontrasepsi yang ditawarkan. DPPKB menyediakan berbagai pilihan kontrasepsi, antara lain Pil, pemasangan implan, vasektomi untuk laki-laki, dan kondom.
"Program-program yang kita tawarkan ke masyarakat dia bisa mempergunakan seluruh kontrasepsi," jelas Talakua.
Ia melanjutkan, keberhasilan keluarga atau masyarakat dalam menggunakan kontrasepsi ini secara baik akan mencegah dampak negatif terhadap kesejahteraan keluarga. "Sehingga mereka tidak memenuhi kesejahteraan keluarga sebagai alat keberhasilan program kita ini," imbuhnya.
Secara keseluruhan, Paulus Talakua kembali menegaskan bahwa kesadaran masyarakat adalah faktor paling utama dalam mencapai keberhasilan program KB di Nabire. Dengan pemahaman yang kuat dan pemanfaatan kontrasepsi yang tepat, diharapkan program KB dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Nabire.(sam)
Bagikan artikel ini



