NABIRE - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire tengah gencar melaksanakan tugas pokoknya dalam menyeimbangkan antara pengendalian pertumbuhan populasi masyarakat dan peningkatan kualitas keluarga. Upaya ini menjadi krusial demi terwujudnya kesejahteraan keluarga yang berkelanjutan di Nabire.

Kepala DPPKB Nabire, Paulus Talakua, S.KM, M.Kes, saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Kamis (22/05/2025), menegaskan pentingnya peran dinasnya dalam mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan populasi masyarakat di Kabupaten Nabire. "Tugas pokok kami adalah bagaimana kita mengendalikan pertumbuhan, perkembangan populitas masyarakat yang ada di Kabupaten Nabire," jelasnya.

Talakua menjelaskan, pengendalian populasi bukan semata-mata membatasi jumlah penduduk, melainkan lebih kepada upaya menyeimbangkan antara aspek kependudukan dengan kualitas keluarga. Menurutnya, kedua hal ini memiliki keterkaitan erat yang tidak dapat dipisahkan.

Ia menekankan, kemampuan untuk melihat dan menyeimbangkan antara kependudukan dan kualitas keluarga adalah kunci keberhasilan program ini. Kualitas keluarga, dalam konteks ini, kembali pada bagaimana kemampuan masyarakat untuk mengendalikan jumlah anggota keluarga demi mencapai kesejahteraan yang baik.

"Kalau yang namanya kualitas keluarga kembali kepada bagaimana kita punya kemampuan mengendalikan," ujarnya. Hal ini mengacu pada bagaimana keluarga dapat mengelola sumber daya yang dimiliki secara efektif, yang salah satunya dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga.

Talakua memperingatkan bahwa jika pertumbuhan populasi tidak dapat dikendalikan, maka hal tersebut akan berdampak signifikan terhadap kualitas keluarga. Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat membebani sumber daya dan pada akhirnya mengurangi tingkat kesejahteraan keluarga.

Oleh karena itu, DPPKB Nabire secara aktif mendorong program Keluarga Berencana (KB) yang saat ini tengah digenjot oleh pemerintah secara nasional. Program KB menjadi instrumen penting untuk membantu masyarakat mengendalikan jumlah anggota keluarga.

"Sebab pada prinsipnya kalau penduduk ini tidak bisa dikendalikan dalam pertumbuhan populitas maka akan mempengaruhi kualitas keluarga," tegas Talakua. Pernyataan ini menegaskan urgensi program KB dalam menjaga keseimbangan demografi dan meningkatkan taraf hidup.

Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui DPPKB, berkomitmen penuh untuk menyukseskan program KB ini. Dengan demikian, diharapkan setiap keluarga di Nabire dapat mencapai titik kesejahteraan yang optimal melalui perencanaan keluarga yang matang dan terkontrol.

Melalui sinergi antara pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas keluarga, DPPKB Nabire berupaya menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkualitas, di mana setiap keluarga memiliki kesempatan yang lebih baik untuk hidup layak dan bahagia.(sam)