DPMK Nabire Akan Monitoring Mesin Pencacah Pakan Ternak di 2024

NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire akan melaksanakan kegiatan monitoring pada minggu depan. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau penggunaan mesin alat pencacah pakan ternak yang telah diserahkan kepada masyarakat pada tahun 2024 lalu. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para peternak.
Kepala DPMK Nabire, Pelimon Madai, S.Th.,M.Th, menjelaskan, monitoring ini merupakan bagian dari evaluasi rutin dinas terhadap program-program yang telah berjalan.
Ia berharap, dengan adanya monitoring ini, dinas dapat memperoleh data akurat mengenai efektivitas bantuan mesin pencacah pakan ternak. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk program-program serupa di masa depan.
"Kami akan melakukan monitoring minggu depan untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi dan pemanfaatan mesin pencacah pakan ternak yang kami bagikan tahun lalu," ujar Pelimon Madai saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (05/08/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara dinas dengan masyarakat penerima bantuan.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat mesin-mesin tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor peternakan di Kabupaten Nabire. Peningkatan produktivitas pakan diharapkan dapat berdampak positif pada kesejahteraan peternak.
Sementara itu, Sekretaris DPMK, Fransiskus Magai, S.IP, menambahkan dari hasil monitoring tahun lalu, ditemukan beberapa kendala yang dialami oleh masyarakat dalam mengoperasikan mesin. Oleh karena itu, kegiatan monitoring kali ini juga akan dimanfaatkan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan singkat kepada para peternak. Tujuannya agar mereka lebih mahir dalam menggunakan dan merawat mesin.

Fransiskus juga mengungkapkan, penambahan mesin pencacah pakan ternak akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari monitoring ini. Sejumlah mesin baru telah tiba di Nabire pada tahun 2025 dan siap didistribusikan. Mesin-mesin tersebut meliputi mesin pemotong dan mesin giling, yang diharapkan dapat melengkapi peralatan yang telah ada sebelumnya.
Distribusi mesin-mesin baru ini akan diprioritaskan bagi kelompok peternak yang menunjukkan kinerja baik dan memiliki kebutuhan mendesak. Penambahan alat-alat modern ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kuantitas produksi pakan ternak, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil peternakan secara keseluruhan.
Dengan adanya monitoring dan penambahan mesin ini, DPMK Nabire optimis sektor peternakan di Nabire akan semakin maju dan berkembang. Pihak dinas akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal demi kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan peternakan.(sam)
Bagikan artikel ini



