DLHKP Papua Tengah Bersihkan Sampah di Pasar Oyehe
NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/02/25) kemarin, terjun langsung ke lapangan bersama beberapa OPD di lingkungan Pemprov Papua Tengah dan beberapa pelajar dari tingkat SMP dan SMS guna membersihkan sampah yang berada di sekitar pasar dan Terminal Oyehe.

NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/02/25) kemarin, terjun langsung ke lapangan bersama beberapa OPD di lingkungan Pemprov Papua Tengah dan beberapa pelajar dari tingkat SMP dan SMS guna membersihkan sampah yang berada di sekitar pasar dan Terminal Oyehe.
Kegitan yang dilaksanakan ini dalam rangka HPSN tahun 2025, dengan memfokuskan melalui upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian target pengelolaan sampah melalui kegiatan bulan peduli sampah nasional.

Aksi bersih-bersih pasar, pantai, laut, gunung dan sungai yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se Indonesia ini melibatkan Pemda, sekolah, komunitas, pelaku usaha dan elemen masyarakat lainnya dengan dengan menyesuaikan kondisi di masing-masing wilayah.
Pengelolaan sampah telah menjadi isu global dan nasional yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan dan terus diupayakan penyelesaiannya.
Berdasarkan data pada Global Waste Management Outlook 2024, masih terdapat 38 persen sampah global yang tidak terkelola dengan baik, yang berkontribusi pada Triple Planetary Crisis (Perubahan Iklim, Kehilangan Keanekaragaman Hayati dan Pencemaran).

Pantauan Papuapos Nabire di lapangan, seluruh OPD dan para pelajar yang dipimpin langsung Kepala Dinas DLHP Provinsi Papua Tengah, Yan Richard Pugu, sebelum melakukan pembersihan sampah, melaksanakan apel bersama.
Usai apel, masih sesuai pantauan media ini, yang ikut terlibat dalam kegiatan itu langsung bergerak membersihkan sampah yang berhamburan dari dalam pasar, terminal parkir dan pinggiran jalan raya sampai jalur hijau dan kegiatan peduli sampah tingkat nasional hingga daerah ini melibatkan pihak Pemprov, Pemda, dunia usaha dan elemen masyarakat.(rob)
Bagikan artikel ini



