DLH Nabire Segera Luncurkan Aplikasi Nabire Smart Waste

NABIRE — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire kini tengah bersiap meluncurkan inovasi terbaru dalam sektor pengelolaan kebersihan kota melalui kehadiran aplikasi digital bernama ‘Nabire Smart Waste’. Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, tertat dan modern bagi seluruh masyarakat.
Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, S.T., M.T., menegaskan aplikasi ini menjadi bentuk revolusi digital dalam layanan penanganan serta pengangkutan sampah di wilayahnya.
“Aplikasi Nabire Smart Waste ini hadir untuk mewujudkan Nabire yang bersih dan tertata melalui pemanfaatan teknologi yang lebih efektif,” ujar Arfan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/06/2026).
Arfan menjelaskan, salah satu fokus utama dari pengembangan aplikasi ini adalah meningkatkan efisiensi operasional armada pengangkutan sampah yang selama ini beroperasi di Nabire.
“Dengan penerapan Internet of Things (IoT), kami dapat memonitor pergerakan armada secara real-time, mulai dari jarak tempuh, kecepatan hingga rute yang dilalui kendaraan tersebut,” jelasnya lebih lanjut.
Sistem canggih ini nantinya akan dilengkapi dengan fitur rekaman video untuk memastikan setiap armada menjalankan tugas operasional sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan.
“Jadi, kita bisa memantau apakah kendaraan tersebut benar-benar mengambil sampah sesuai tugasnya atau justru melenceng dari rute, karena semua pergerakannya terekam,” tambah Arfan mengenai keunggulan sistem pengawasan tersebut.
Keberhasilan program ini juga didukung oleh kreativitas internal DLH yang merancang perangkat pendukung secara mandiri. Arfan menyebutkan, seluruh perangkat keras, termasuk GPS berbasis mikrokontroler, telah dirakit oleh tim teknisnya sendiri untuk menekan biaya sekaligus memastikan spesifikasi yang dibutuhkan terpenuhi.
“Kita merakit alatnya dari nol. Saya berharap, dengan aplikasi Nabire Smart Waste ini, pengelolaan sampah di daerah kita bisa jauh lebih baik dan transparan,” ungkap Arfan dengan optimis.
Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru dalam pelayanan publik di Kabupaten Nabire ke depannya. Dengan hadirnya teknologi ini, pemerintah daerah optimistis tingkat partisipasi dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan akan meningkat.
Masyarakat pun nantinya diharapkan dapat merasakan dampak positif berupa layanan pengangkutan sampah yang lebih terjadwal dan responsif terhadap kondisi di lapangan. (sam)
Bagikan artikel ini



