NABIRE - Untuk kedua kalinya, Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi (MBG) Kabupaten Nabire melakukan peninjauan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dapur Mama Kita Siriwini 002, Jumat (14/11/25) kemarin.

Peninjauan langsung ke Dapur 002 Siriwini ini, dipimpin langsung Wakil Ketua Satgas MBG Nabire, Yasor Viktor Sawo, SP., M.Si, yang didampingi Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Nabire, Marsel Asyerem.

Hal ini dilakukan guna memastikan kembali untuk kedua kalinya apakah kesiapan Dapur Mama Kita 002 Siriwini, sudah siap untuk ‘running’ atau berjalan pada Senin (17/11/25). Dan jawabannya siap ‘running’, yang diawali dengan sosialisasi ke enam sekolah, yang akan menjadi penerima manfaat program MBG di Nabire.

Wakil Ketua, Yasor Viktor Sawo mengatakan bahwa pengecekan yang kedua kalinya di Dapur 002 Siriwini ini adalah untuk mengecek kesiapan, sekaligus memastikan dan mensinkronkan data penerima manfaat untuk sejumlah sekolah yang menjadi wilayah kerja Dapur Mama Kita 002 Siriwini dan setelah dicek, sudah bisa dipastikan Senin sudah bisa berjalan.

“Tadi kami sudah cek dan ada sejumlah data yang kita harus perbaiki, terkait penerima manfaat. Dan kami dari Satgas telah mengambil keputusan untuk dilakukan pelayanan kepada penerima manfaat yang tidak bermasalah, dan selanjutnya akan melakukan sosialisasi ke enam sekolah antara lain, SD Inpres 01 Sanoba, SD IT Insan Mandiri, SD YPK Paulus Sanoba, TK Fila Delfia, SD YPK Dance Paulus Sanoba dan SMP YPK Paulus Sanoba dan kami targetkan Senin sudah bisa running," ungkapnya.

Dirinya berharap, kepada Dapur Mama Kita 002 Siriwini bisa melaksanakan sosialisasi ini secepat mungkin. Dan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat yang menjadi titik kerja Dapur 002 Siriwini, bisa diterima dengan baik oleh para kepala sekolah dan menerima pelayanan program MBG ini dengan baik.

Dan ini harus ada pernyataan kesiapan atau kesediaan dari sekolah yang menjadi penerima manfaat. Hal teknisnya nanti akan diatur dengan sekolah, termasuk persetujuan dari orang tua murid.

Sementara itu, Korwil Program MBG wilayah Nabire, Marsel Asyerem kepada wartawan mengatakan, bahwa sebenarnya Dapur Mama Kita 002 Siriwini, seharusnya sudah bisa running atau berjalan, namun ada hal teknis terkait sinkronisasi data penerima manfaat yang tumpang tindih dengan dapur lain, sehingga hari ini baru bisa sinkronkan dan Senin sudah bisa jalan.

"Kami sudah petakan dan hasil peninjauan kami bahwa sekolah-sekolah yang masih tumpang tindih, kami pending dulu, tetapi sekolah-sekolah yang belum dapat MBG kami dahulukan, sesuai dengan peta pelayanan Dapur 002 Siriwini. Sehingga, bisa langsung beroperasi dan kami sudah keluarkan rekomendasi," tuturnya.(cad)