Dinas Peternakan Gelar Bimtek dan Penyerahan Alat Bantu Ternak
NABIRE - Dinas Peternakan Kabupaten Nabire melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) budidaya ternak babi dan penyerahan bantuan saran prasarana budidaya ternak.

NABIRE - Dinas Peternakan Kabupaten Nabire melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) budidaya ternak babi dan penyerahan bantuan saran prasarana budidaya ternak.
Asisten I Sekda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos, membuka kegiatan Bimtek dan menyerahkan secara simbolis serta meninjau langsung alat-alat peternakan yang akan diberikan kepada beberapa peternak yang hadir di acara tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Jumat (25/10/2024) kemarin.
Menurut La Halim, pemberian bantuan sarana prasarana pertanian bagi peternak dan kelompok ternak menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nabire dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kelompok peternak. Karenanya, La Halim mengajak peternak untuk dapat memanfaatkan bantuan secara baik dan maksimal.
Dalam kegiatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Drh I Dewa Ayu Dwita, K.M dalam sambutannya menyampaikan, Bimtek merupakan salah satu upaya strategis Dinas Peternakan Kabupaten Nabire untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peternak, agar mereka mampu menjalankan usaha budidaya secara efektif dan berkelanjutan.
Dirinya juga menyampaikan, dinas peternakan memberikan bantuan alat pembantu peternakan berupa, 36 unit kandang babi, mxer ransum ternak 4 unit, mesin penggiling bahan pakan 16 unit, mesin penetasan otomatis 16 unit, mesin semprot manual dan elektronik 30 unit, sepatu buat 50 pasang dan tempat minum ayam 99 unit.

Bantuan yang diberikan bersumber dari dana Otonomi khusus (Otsus) yang diperuntukkan untuk masyarakat asli Papua. "Bantuan tersebut diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peternak, dimana bantuan ini dapat meningkatkan produktifitas usaha ternak para peternak, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menciptakan peternakan yang lebih maju dan modern," tambahnya.
Dwita menyampaikan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 50 peternak dari beberapa distrik, seperti Distrik Nabire, Distrik Nabire Barat dan Distrik Wanggar.

Kegiatan ini menjelaskan, penggunaan alat dan teknologi di bidang peternakan, dimana bahan pakan ternak menjadi kebutuhan utama bagi peternak, hingga saat ini masih banyak peternak masih membutuhkan pakan ternak yang didatangkan dari luar Papua, untuk itu perlu adanya penggunaan alat dan teknologi di bidang peternakan yang tepat agar pengembangan ternak bisa dikembangkan dengan baik.(amd)
Bagikan artikel ini



