Diduga Dirampok, Tukang Ojek MD dalam Perjalanan ke RSUD
NABIRE - Diduga dirampok oleh orang tidak dikenal atau penumpangnya, tukang ojek bernama Anwarudin akhir meninggal dunia (MD) dalam perjalan
NABIRE - Diduga dirampok oleh orang tidak dikenal atau penumpangnya, tukang ojek bernama Anwarudin akhir meninggal dunia (MD) dalam perjalanan ke RSUD, lantaran korban kehabisan darah akibat luka tusuk.
Aksi perampokan berujung pembunuhan oleh pelaku yang masih dalam penyelidikan aparat kepolisian terhadap korban di Kampung Waroki, Kabupaten Nabire itu terjadi sekitar pukul 20.05 WIT, Jumat (24/07/2020).
Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, ketika dikonfirmasi media ini Jumat malam membenarkan hal tersebut.
Kepada awak media ini, mantan Kapolres Supiori itu menegaskan kasus tersebut lagi dalam penanganan pihaknya dan tim masih bekerja.
Data yang diterima media ini, menyebutkan, di hari kejadian sekitar pukul 20.05 WIT di Jembatan Waroki, Distrik Nabire Barat, Nabire telah terjadi aksi perampokan yang berujung pada pembunuhan yang dilakukan oleh OTK (dalam lidik) terhadap Alm. Anwarudin (Laki-laki, 45 tahun, Jawa, Islam, ojek helm kuning) alamat Keluragan Girimulyo Kapling, Distrik Nabire, yang mengakibatkan korban meninggal dunia karena mengalami luka tusuk benda tajam pada bagian dada sebelah kanan dan dibawah pundak sebelah kanan.
Adapun dalam kejadian ini, masing-masing Ismail Rumarupen (Laki-laki, 35 tahun, Kristen, Suku Biak, pekerjaan sopir truk) beralamat di Kalibobo sebelah PT. EDP dan Arnol (Laki-laki, 30 tahun, Kristen, Suku biak, pekerjaan swasta beralamat di Kalibobo.
Sementara itu, untuk kronologi kejadian (masih sesuai data yang diterima awak media ini), sekitar pukul 20.30 WIT, saksi melintas di jembatan Waroki dengan menggunakan mobil truk setelah mengantar temannya ke Kampung Waroki dan setibanya di jembatan Waroki, saksi melihat korban berdiri tepat dipinggir jalan dan berusaha meminta tolong.
Sekitar pukul 20.32 WIT, melihat adanya warga yang meminta tolong tersebut, kedua saksi langsung turun dari mobil dan berusaha menjumpai korban dan kemudian korban menyampaikan kepada saksi, tolong saya, saya dirampok dan ditikam oleh 2 orang penumpang saya.
Selanjutnya, pada pukul 20.35 WIT, setelah mendengar penyampaian korban, kemudian saksi menolong korban dengan membawa korban menuju RSUD Nabire dengan menggunakan truk warna kuning Nomor Polisi PA 8939 KC dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Pukul 21.00 WIT, Anwarudin (korban) tiba di ruang IGD RSUD Nabire dan langsung dilakukan tindakan medis dengan diterima oleh dokter jaga An. dr. Boni dan pukul 21.15 WIT, setelah dilaksanakan pemerikasaan dan penanganan oleh dokter jaga, korban Anwarudin dinyatakan telah meninggal dunia karena mengalami pendarahan.
Selanjut sekitar setengah jam, jenazah Alm. Anwarudin (korban) langsung dipindahkan menuju ruang jenazah RSUD Nabire.
Terkait pelaku perampokan dan pembunuh terhadap korban masih dalam penyelidikan Polres Nabire.(wan)
Bagikan artikel ini



