NABIRE - Sampah yang berserakan di Kota Nabire terus menjadi sorotan publik. Di media sosial seperti WhastApp, Face Book menjadi mimbar utama menyoroti sampah di kota ini.Untuk mengeliminer persoalan sampah di Nabire terutama sampah pelastik, sejak Agustus 2019 lalu telah hadir sebuah Komunitas Bank Sampah Kesra Nabire. Dalam upaya kongritnya, hingga kini melalui kegiatan donasi sampah baru mengumpulkan 57 Kg plastik sampah. “Kehadiran kami selain mengembangkan usaha ekonomi rakyat juga terbantu untuk mengurangi persoalan sampah di Nabire terutama sampah pelastik,” tulis Direktur Banak Sampah Kesra Nabire, Rusdianto Messak Leonard Rumsaury, S.Sos, M.Si melalui obrolan WhatsApp kepada wartawan media ini, Minggu (1/3) kemarin.“Dari kegitan kami (donasi sampah, red) baru mengumpulkan 57 Kg plastik sampah. Untuk sementara kami belum mengelola menjadi biji-biji plastik, masih dalam botol air mineral,” aku Rusdianto.Untuk mengumpulkan lebih banyak plastik sampah, Rusdianto berencana mulai bulan Maret hingga Juni mendatang akan menjemput ke rumah-rumah warga masyarakat, perkantoran dan pusat-pusat perekonomian masyarakat seperti di pasar, pertokoan dan di Kios-kios. “Donasi pelastik sampah berupa botol air mineral besar seperti, Aqua, Le Minerale, pelastik kemasan seperti jasjus,the jus, kopi, sabun rinso, daia dan pelastik sejenisnya,” jelas Rusdianto.Cuitan Rusdianto di dinding FB Group Banak Sampah Kesra Nabire berharap, agar warga masyarakat Nabire yang ingin donasi sampah pelastik untuk nmenghubungi pihaknya melalui media sosial Face Book (FB) Group Banak Sampah Kesra Nabire selain itu melalui WhastApp (WA) Group Banak Sampah Kesra Nabire di nomor kontak 085262452000, atau kontak langsung melalui no kontak WA yang tersedia ini. (eby)