NABIRE - Dengan dukungan 30-an angkutan armada truck dan satu buah alat berat pengangkut sampah, akhirnya secara perlahan dan pasti sampah yang telah menggunung di seputar Pasar Sore KPR Siriwini diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tampak Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasatpol PP dan sejumlah anggota Satpol PP juga turut mengambil bagian dalam mengatur arus lalulintas para pedagang pasar maupun para pembeli yang hendak masuk pasar. Di sela-sela pantauan Wakil Bupati Amirullah Hasyim kepada Papuapos Nabire, Jumat (18/) menuturkan, kerja bhakti hari ini dilakukan hanya di seputar Pasar Sore KPR Siriwini Atas dengan kekuatan dukungan 30-an armada truck. Rencana kedepan, pemerintah Kabupaten Nabire telah merencanakan adanya pangkalan atau Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di setiap kelurahan. Untuk itu pemerintah daerah akan mencari tanah–tanah kosong di setiap kelurahan untuk dijadikan TPS. Sehingga sampah–sampah masyarakat yang akan dibuang tidak hanya pada satu tempat saja. Tetapi masyarakat sudah bisa langsung membuang sampah di TPS-TPS yang telah tersedia di masing–masing kelurahan. Karena di wilayah pasar ini bukan TPS bagi masyarakat. Hasil pantauan wartawan Papuapos Nabire saat kegiatan pengangkutan sampah, tercium bau aroma tidak sedap saat alat berat memasukan baketnya mengangkat sampah. Dan terlihat di seputar pasar banyak sekali lalat yang hinggap bahkan terbang ke sana sini. Pembersihan sampah yang menggunung di seputar Pasar Sore KPR ini, hendaknya ditata lagi dengan baik. Agar masyarakat tidak lagi membuang sampah dengan sembarangan yang pada akhirnya sampah tertumpuk dan semakin melebar menutup ruas jalan aspal. (des)