Deinas Geley: ‘Dipanggil Bukan untuk Bekerja, Tetapi Melayani’

NABIRE - Wakil Gubernur Papua Tengah menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa sebagai pejabat publik dan tokoh politik, beliau kerap menekankan pentingnya integritas, ketulusan hati dan orientasi pelayanan dalam menjalankan roda kerohanian dan pemerintahan.
Dalam hal melayani menuntut ASN dan pejabat publik di Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk melihat posisi mereka sebagai amanah untuk membawa dampak sosial yang nyata.
Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos., M.Si, saat memberikan sambutannya Senin, (15/06/26) dirinya mengatakan pada hari ini dengan hati yang penuh syukur, hadir dalam ibadah Oikumene ASN dan non-ASN Provinsi Papua Tengah, yang dirangkaikan dengan pelepasan Kontingen Pesparawi Nasional ke-14 Provinsi Papua Tengah 2026.
“Kiranya Roh Kudus senantiasa memenuhi hati kita, mempersatukan kita dalam kasih Kristus serta memberkati seluruh rangkaian kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini,” ujarnya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Provinsi Papua Tengah, panitia penyelenggara, para pimpinan gereja, pelatih official serta seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan kegiatan yang berharga ini,” tambah Deinas.

Geley juga mengatakan Ibadah Oikumene ASN dan non-ASN yang dilaksanakan pada hari ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum untuk mempererat persekutuan, memperkuat iman serta memperbarui komitmen sebagai umat percaya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah Tuhan percayakan.
“Sebagai ASN maupun non-ASN, kita dipanggil bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk melayani firman Tuhan, mengajarkan segala sesuatu yang kita kerjakan hendaknya dilakukan sepenuh hati, seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” tutur Geley
Untuk diketahui bahwa di dalam Injil Perjanjian Baru itu di Matius 6:33, “Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan. Oleh karena itu, pekerjaan yang kita lakukan setiap hari sesungguhnya merupakan bagian dari panggilan pelayanan kepada sesama, kepada masyarakat dan kepada daerah yang kita layani, yaitu Provinsi Papua Tengah,” katanya.
Geley berharap melalui ibadah ini, marilah memohon hikmat, kekuatan dan tuntunan Tuhan agar senantiasa diberikan hati yang tulus, integritas yang kuat serta semangat melayani yang tidak mudah goyah oleh berbagai tantangan.
pada kesempatan yang penuh sukacita ini juga akan melepas Kontingen Pesparawi Nasional yang ke-14 Provinsi Papua Tengah untuk mengikuti Pesparawi Nasional tahun 2026 di Provinsi Papua Barat.

“Kita mengetahui bahwa ini provinsi baru jalan 1 tahun 4 bulan, yang kita kepentingan kita dan ini baru pertama kali kita ikut untuk kegiatan ini. Pesparawi bukan sekadar perlombaan paduan suara gerejawi. Lebih dari itu, Pesparawi adalah wahana persekutuan umat Kristen yang ada di tanah Papua, sarana pemuliaan nama Tuhan serta kesempatan untuk menyatakan talenta yang telah dianugerahkan Tuhan bagi kemuliaan-Nya. Melalui nyanyian dan pujian yang dipersembahkan, kita diajak untuk menghadirkan kasih, damai sejahtera dan pengharapan bagi banyak orang,” tandas dan harapnya. (rob)
Bagikan artikel ini



