NABIRE - Data kendaraan di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, belum ada pembaharuan di tahun 2025. Menurut data yang didapat media ini, melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire, Provinsi Papua Tengah, data kendaraan yang ada di Nabire masih data tahun 2024, yakni data per 5 Oktober 2024 lalu.

Ketika PapuaposTV mencari data terbaru soal kendaraan yang ada di Nabire tahun 2025 dan berkunjungi ke Samsat Nabire Papua Tengah, Selasa (18/02/2025) pukul 10:00 WIT, belum diperoleh data yang sama.

Data yang didapat melalui BPS ini kendaraan berdasarkan data dari Electronic Registration and Identification (ERI) Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) per 5 Oktober 2024, jumlah kendaraan roda empat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, diantaranya mobil penumpang sebanyak 6.530 unit. 

Mobil bermuatan (angkutan barang) 5.278 unit. Bus 60 unit dan Kendaraan Khusus (Ransus) sebanyak 34 unit. 

Total kendaraan roda empat di Nabire mencapai 11.902 unit. Adapun kendaraan roda dua (sepeda motor) mencapai 96.069 ribu unit. Dalam total keseluruhan kendaraan yang ada di Kabupaten Nabire mencapai 107.977 ribu. Data dari BPS Nabire.com dan databox.com

Terkait hal ini pihak PapuaposTV mengkonfirmasi Kepala UPTD Samsat Nabire, Nicolas Boas Frency Mayor, AMD SE, mengatakan belum ada data baru di tahun 2025 ini. Nicolas menyampaikan, pada pukul 15.00 sore akan memberi informasi, namun data tersebut masih dalam rekon.

“Nanti kami infokan untuk lebih lanjut sore ya,” ujarnya.

Selanjutnya, ketika pihak PapuaposTV mengkonfirmasi lebih lanjut, namun belum ada jawaban. “Kami masih rekon data dengan polisi dan Jasa Raharja minta maaf,” tulisannya melalui pesan WhatsApp mengenai jumlah kendaraan di tahun 2025 yang baru masih dalam proses pendataan.

Data ini mencakup seluruh kategori kendaraan bermotor dengan empat roda atau lebih, termasuk mobil penumpang, angkutan barang, bus dan kendaraan khusus. Kabupaten Nabire menempati urutan kedua dalam jumlah kendaraan bermotor di Provinsi Papua Tengah setelah Kabupaten Mimika sebanyak 128.800 unit.

Artinya Kabupaten Nabire, sudah semakin banyak kendaraan, mulai dari roda dua dan roda empat dan ironis masih banyak kendaraan berplat luar yang beroperasi di Nabire. Bisa saja kendaraan tersebut melebihi dari jumlah sebelumnya. Dan bagaimana mengenai kendaraan plat luar yang begitu banyak beroperasi di Nabire, apakah akan ada tindak lanjut dari pemerintah mengenai penertiban ini?.(feb)