NABIRE - Dari Aspek manapun Kabupaten Nabire sangat cocok untuk dikembangkan peternakan sapi, karena hal ini didukung dengan potensi sosial budaya dan juga aspek ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga bahan pakan yang cukup tersedia. Sementara dari aspek ekonomi dan pemasaran ternak dan daging sapi juga di pasaran permintaannya sangat tinggi dengan harga yang sangat menjanjikan, namun potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para peternak dan kelompok peternak. Demikian dikatakana Kepala Bidang (Kabid) Produksi Dinas Peternakan Kabupaten Nabire Yan Yeimo, S.ST kepada Papuapos Nabire, Rabu (23/5), di sela-sela Bimtek bagi dua kelompok peternak di aula Dinas Perternakan seraya menambahkan, keberhasilan pembangunan usaha peternakan sapi dalam usaha pembibitan ternak sapi membutuhkan penanganan yang lebih intensif dan masih perlu pengaturan pemerintah. Untuk itu, dalam usaha mendukung pengembangan ternak sapi di Kabupaten Nabire diperlukan ketersediaan bibit yang memadai, baik itu dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga di gelar Bimtek ini dengan maksud agar kedua kelompok peternak penerima manfaat bisa dapat memahami dan kedepan petani penerima bantuan bisa di jaga dengan baik dan bertanggung jawab demi peningkatan Kesejahteraan masyarakat.(des)