Dari 362 Koperasi di Nabire, Yang Aktif Hanya 120 Koperasi
NABIRE - Di Kabupaten Nabire terdata dan terdaftar sebanyak 362 lembaga koperasi. Dari jumlah itu yang aktif hanya 120 koperasi dan hingga kini semua KUD, Kopermas dan Koperasi Nelayan sudah ditutup.

NABIRE - Di Kabupaten Nabire terdata dan terdaftar sebanyak 362 lembaga koperasi. Dari jumlah itu yang aktif hanya 120 koperasi dan hingga kini semua KUD, Kopermas dan Koperasi Nelayan sudah ditutup.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Nabire, Viktor Tebay, S.Sos, MAP pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan bagi 20 koperasi pada Selasa (7/12) di aula BKKBN.
Dikatakan Viktor, hingga kini koperasi Orang Asli Papua (OAP) yang aktif hanya 10 lembaga koperasi dari 20 lembaga yang ada. Sehingga wajib didorong menjadi koperasi yang aktif.
Untuk menjadi perhatian bersama bahwa koperasi merupakan suatu badan usaha berlandaskan hukum yang mempunyai kepentingan yang sama, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anggota.
Koperasi juga sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Tetapi juga Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dengan asas keleluargaan yang harus dijunjung tinggi.
Secara spesifik pelatihan dan pendidikan pengelolaan koperasi bagi OAP juga merupakan proses pembelajaran sejalan dengan adanya pergantian dan perubahan–perubahan yang terjadi pada semua lini. Dan pada akhir-akhir ini ilmu pengetahuan dan teknologi, telah terjadi pergantian generasi, birokrasi, regulasi dan lain-lain guna memberikan pengetahuan bagi pengurus koperasi.
Sehingga sesuai dengan Visi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Nabire,untuk mewujudkan koperasi yang berkwalitas dan UKM yang tangguh pada era globalisasi yang sedang mengglobal dengan Revolusi Industri 4.0 dewasa ini.
Untuk pengembangan pemberdayaan ekosistim koperasi dan UKM OAP masih berada di bawah standar ,sehingga sangat penting bahkan perlu di seriusi oleh berbagai komponen baik itu Pemerintah maupun pihak swasta.(des)
Bagikan artikel ini



