NABIRE – Dari sebanyak 127 Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), yang ada di Kabupaten Nabire, hanya 83 SD yang dipastikan mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sesuai jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Dari data yang diperoleh wartawan Papuapos Nabire melalui Kepala Bidang (Kabid) SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd, Rabu (24/9) menyebutkan, bahwa dari 83 SD/Mi yang mengikuti ANBK ada satu SD yang berada di daerah tertinggal, terluar dan terpencil(3T) yang dapat mengikuti ANBK, yakni SD YPK Imanuel Kwatisore Distrik Yaur.

Sementara semua SD negeri maupun swasta yang berada di daerah 3T semuanya tidak mengambil bagian dalam kegiatan ANBK tahun 2025 dengan alasan sarana dan prasaran ANBK yang mestinya digunakan tidak ada atau tidak tersedia, seperti sarana listrik, internet dan juga sarana komputer atau laptop.

Dan beradasrkan jadwal kegiatan ANBK tahun 2025 tingkat Kabupaten Nabire untuk tahap satu dimulai dari 22 hingga 25 September 2025, sedangkan tahap kedua ANBK juga dijadwalkan akan berlansung dari 29 September hingga tanggal 2 Oktober 2025. 

Untuk itu, selaku Kabid hanya bisa berharap ANBK tahap satu dan tahap dua bisa berjalan aman dan lancar sesuai jadwal. Sehingga bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah 3T yang tidak mengikuti ANBK, bukan karena tidak siap, semuanya mendapatkan kendala soal sarana penunjang seperti layanan listrk, jaringan internet dan juga soal komputer yang memang untuk saat ini tidak tersedia dengan harapan mudah–mudahan tahun mendatang semua SD/Mi bisa ikut ANBK.(des)