NABIRE - Komandan Korem 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia, meluncurkan ajakan yang sangat terbuka dan penting kepada seluruh masyarakat Nabire, yakni memanfaatkan lahan kosong demi mewujudkan program ketahanan pangan nasional. 

Dalam sambutannya di Makorem, Brigjen Frits Pelamonia menegaskan bahwa jajarannya, khususnya Batalyon Teritorial Pembangunan, siap menjadi mitra kerja sama tanpa menuntut imbalan. 

Danrem menjelaskan bahwa Korem 173/PVB kini memiliki unit khusus yang fokus pada kegiatan teritorial dan pembangunan, yaitu Batalyon Teritorial Pembangunan. "Kami punya Batalyon teritorial pembangunan yang mana mereka fokus untuk menggarap lahan yang kosong, membantu pembangunan dan sebagainya. Jadi, apabila ada ibu-ibu atau bapak-bapak lahannya kosong, marilah datang, kita berkoordinasi, kerja sama," ujar Danrem, menunjukkan keseriusan TNI AD dalam mendukung program vital presiden.

Danrem Frits Pelamonia menekankan, inisiatif ini murni didasari niat untuk menyukseskan program ketahanan pangan di Kabupaten Nabire. "Kita tidak tuntut apa-apa, harus bayar upah dan sebagainya, tidak. Karena kita niat bagaimana program Bapak Presiden, ketahanan pangan ini, agar bisa terlaksana di daerah Kabupaten Nabire," tegasnya. 

Ini adalah peluang emas bagi masyarakat yang memiliki lahan namun terkendala modal maupun tenaga untuk menggarapnya.

Pemanfaatan lahan kosong ini bukan sekadar urusan pertanian, namun juga menyangkut keamanan dan kebersihan lingkungan. Lahan yang dibiarkan tak terurus dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lain. 

"Daripada tumbuh rumput, takutnya ada ular dan sebagainya, binatang yang jahat dan sebagainya, marilah datang koordinasi," seru Danrem Frits Pelamonia tersebut, mengubah potensi bahaya menjadi sumber kesejahteraan.

Danrem memastikan bahwa Batalyon Teritorial tidak datang dengan tangan kosong. Mereka dibekali peralatan yang memadai untuk mengolah lahan. "Kami punya alat, Batalyon Teritorial itu punya alat garap sawah. Jadi mari kita kerja sama," tambahnya, menjanjikan proses penggarapan yang optimal dan terstruktur.

Melalui program ini, Danrem 173/PVB ingin membuktikan bahwa TNI adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat yang hadir untuk mengatasi kesulitan. 

"Kita Korem dengan lapang dada terbuka, dengan tangan terbuka, kita siap untuk bekerja sama dengan semua masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kita," kata Brigjen Frits W.R. Pelamonia. Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan Nabire yang mandiri pangan.

Oleh karena itu, Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia kembali mengajak seluruh warga pemilik lahan kosong di Nabire untuk segera berkoordinasi dengan pihak Korem 173/PVB. Bekerja sama dengan Batalyon Teritorial, lahan tidur akan diubah menjadi lumbung pangan yang produktif, membawa dampak nyata bagi kesejahteraan daerah.(sam)