Dankam Belum Jelas, Mantan Sekam Napan Yaur Angkat Bicara
NABIRE - Menanggapi pembangunan yang dirasa belum ada kejelasan hingga saat ini, Yoel Aduari selaku mantan Sekretaris Kampung (Sekam) Napan Yaur angkat bicara, saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Selasa (27/05/2025) pukul 11.00 WIT.

NABIRE - Menanggapi pembangunan yang dirasa belum ada kejelasan hingga saat ini, Yoel Aduari selaku mantan Sekretaris Kampung (Sekam) Napan Yaur angkat bicara, saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Selasa (27/05/2025) pukul 11.00 WIT.
Kata Yoel, dirinya sangat berharap kepada dinas-dinas terkait menyangkut dana kampung agar segera turun lapangan dan memeriksa dana-dana kampung di Kampung Napan Yaur.
Sebab, dirinya mengatakan bahwa adanya laporan yang termuat pada tahun 2023 hingga tahun 2024, yang mana menjadi salah satu bagian penting menyangkut Dankam untuk pembangunan ke depan.
"Karena memang aturan-aturan ini sangat penting untuk kemudian diperiksa, karena kalau tidak ditanggapi nanti menciptakan hal-hal yang tidak bagus bagi masyarakat dan warga setempat," ujar mantan Sekam Napan Yaur.
Dirinya juga mengungkapkan, ada beberapa program yang termuat dalam program pertanggungjawaban, tetapi di lapangan hal tersebut tidak nampak sampai saat ini. "Sehingga kami minta kepada pemerintah untuk turun ke lapangan dan mengadakan salah satu pemeriksaan yang akurat sehingga orang-orang ini harus dipanggil untuk dipertanggungjawabkan," tambahnya.
"Kalau menurut kami masyarakat, sebaiknya diperiksa atau ditahan karena memang ini uang negara, kalau hanya untuk keperluan kepribadian ya silahkan, tapi kalau menyangkut dana kampung untuk bantuan rakyat ya alangkah baiknya langsung ditangkap saja itu," imbuhnya.
Yoel Aduari menambahkan, ada program yang tercecer sejak tahun 2023 sebanyak 6 unit rumah yang dimuat dalam laporan pertanggungjawaban, namun yang terlaksana di lapangan hanya 2 unit rumah. Total sisa 4 buah rumah sampai saat ini belum ada. Kemudian dana pendidikan juga bermasalah, kadang ada yang dibagi sesuai petunjuk tetapi ada juga yang dibagi tidak sesuai dengan yang dimuat.
Bersamaan dengan itu, dirinya mengatakan ada 1 unit viber dan sebuah mesin tempel 40 PK yang sampai saat ini belum ada.(joseph)
Bagikan artikel ini



