Nabire - Dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Damkar Pemprov Papua Tengah menunjukkan aksi heroiknya dengan melakukan evakuasi sebanyak 4 kali. Mereka tidak kenal lelah dalam menjalankan tugasnya sebagai pahlawan masyarakat.

Evakuasi pertama dilakukan pada pukul 08:10 WIT, ketika Tim Damkar mengevakuasi pohon tumbang di SD Santo Petrus akibat angin kencang. Kemudian, pada pukul 10:00 WIT, mereka kembali mengevakuasi pohon tumbang di Pos Damri, yang menyebabkan rumah dan mobil terkena dampak. Tak hanya itu, pada malam hari sebelumnya setelah angin kencang yang melanda nabire, tim damkar Pemprov Papua Tengah berhasil mengevakuasi pohon tumbang bersama dua korban di Kalibobo Nabire. 

Tidak berhenti di situ, Tim Damkar kembali melakukan evakuasi pohon tumbang di lokasi lain pada sore hari. Dan, pada pukul 16:42 WIT, mereka menerima laporan tentang ular yang masuk ke dalam motor siswa SMK N 1 Nabire. Dengan sigap, Tim Damkar mengevakuasi ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa.

"Tim Damkar kami selalu siap sedia dalam menjalankan tugasnya, kapanpun dan di manapun," kata Nicolas Wambrauw, Kabid Gulkarmat Damkar Pemprov Papua Tengah. "Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga keselamatan masyarakat Nabire."

Aksi heroik Tim Damkar Pemprov Papua Tengah ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi kita semua.(Joseph)