NABIRE - Setelah melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kabupaten Nabire Tahun 2017 yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Nabire, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2018, yang dilaksanakan Jumat (24/3) bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire, akhirnya pada pukul 18.30 WIT secara resmi ditutup oleh Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP yang diwakili Plt Sekda Nabire, Drs. I Wayan Mintaya. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Nabire mengatakan perencanaan pembangunan efisien dan efektif menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayanan publik. Sebab, perencanaan yang tidak efisien dan efektif akan menimbulkan citra yang negatif terhadap kualitas pelayanan aparatur pemerintah. “Musrenbang bukan saja sebagai agenda rutin tahunan untuk mengkalkulasi besar kecilnya anggaran. Perlu saya tekankan, besar kecilnya anggaran bukan menjadi tolak ukur suksesnya sebuah perencanaan, tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat,” ujarnya. Dirinya juga berharap, kegiatan Musrenbangda yang secara rutin dilaksanakan adalah merupakan suatu proses yang sangat penting, dimana pada tahap ini kita semua dituntut untuk lebih fokus menyusun program pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dirinya mengajak, peserta Musrenbangda Kabupaten Nabire tahun 2017 untuk kembali mengevaluasi semua proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di daerah Kabupaten Nabire. (cad)