NABIRE -Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, Sabtu (2/12) pukul 18.00 WIT meresmikan Taman Revolusi Mental yang terletak di Pantai Nabire. Turut hadir pula Forkopimda Kabupate Nabire, pimpinan OPD, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta sejumlah undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan, ruang publik atau ruang terbuka mempunyai fungsi yang sangat vital bagi pembangunan mental masyarakat. Keberadaan taman revolusi mental ini merupakan satu upaya dalam rangka mendukung program presiden, yakni Revolusi Mental. Kata Bupati, mengapa taman terbuka ini penting bagi masyarakat, tanpa disadari ruang terbuka revolusi mental memberikan dampak yang baik, selain sebagai tempat bersantai, juga sebagai ruang dimana terjadinya sosialisasi antara masyarakat sehingga terbangun kerukunan dan keharmonisan diantara masyarakat. Ruang terbuka atau Taman Revolusi Mental sebagai tempat terjadinya interaksi sosial. “Artinya dengan keberadaan taman ini, semua orang baik anak kecil, orang tua, laki-laki dan perempuan dari berbagai suku bisa datang dan bisa berinteraksi dan saling mengenal, maka akan timbul sikap saling pengertian, saling kerja sama, sehingga dapat meniadakan terjadinya konflik di tengah-tengah masyarakat di Kabupaten Nabire yang terdiri dan berbagai suku dan agama,” ungkapnya.   Menurut bupati, ruang terbuka ini juga merupakan tempat warga melakukan kegiatan-kegiatan positif, misalnya bertukar pikiran, diskusi dan serta tempat rekreasi yang gratis bagi masyarakat. Karena, masyarakat membutuhkan rekreasi untuk menghilangkan kebosanan dengan rutinitas kerja. “Ruang terbuka ini juga dapat dimanfaatkan untuk olahraga, kesenian dan kegiatan lainnya yang positif. Karena itu, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Papua yang telah membangun Taman Revolusi Mental di Pantai Nabire,” tambahnya. Lanjutnya, ruang terbuka revolusi mental Pantai Nabire berada di tengah kota dan dipinggir pantai, sehingga sangat strategis untuk dikunjungi oleh semua golongan umur, suku dan agama.(cad)