Bupati Nabire Melarang Wings Terbang
NABIRE – Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP melarang maskapai Wings Air untuk terbang di wilayah Kabupaten Nabire. Larangan orang nomor satu di Kabupaten Nabire ini seperti termuat dalam Surat Bupati bernomor : 553/2330/Set tertanggal 6 Desember 2016 perihal pelarangan
Bagikan
NABIRE – Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP melarang maskapai Wings Air untuk terbang di wilayah Kabupaten Nabire. Larangan orang nomor satu di Kabupaten Nabire ini seperti termuat dalam Surat Bupati bernomor : 553/2330/Set tertanggal 6 Desember 2016 perihal pelarangan operasi penerbangan yang dialamatkan kepada pimpinan PT. Wings Air di Jakarta.
Dalam suratnya Bupati Nabire menyatakan kurangnya kenyamanan pelayanan penerbangan oleh maskapai penerbangan PT. Wings Air di Nabire. Hal ini mengakibatkan timbulnya ketidakpuasan penumpang yang menggunakan layanan transportasi tersebut. Bupati Nabire dalam suratnya memerintahkan kepada pimpinan PT. Wings Air untuk tidak melakukan aktifitas penerbangan khususnya di wilayah Kabupaten Nabire mulai Sabtu (10/12) sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Surat Bupati Nabire ini tembusannya masing-masing dialamatkan ke Dirjen Perhubungan Udara di Jakarta, Kabandara Nabire, dan Manager Wings Air di Nabire.Kepada wartawan seusai pelantikan Ketua DPRD Nabire, Rabu (7/12), Bupati Isaias Douw menegaskan jika dirinya sudah tiga kali mendapat penolakan dari pihak maskapai Wings Air. “Wings jangan mainkan saya, hargai orang. Saya tiga kali dibatalkan tiket transit dari Jakarta ke Nabire, termasuk kemarin ketika ada jenasah di rumah,” ujarnya dengan nada emosional. Kata Bupati Isaias, pihak Wings Air tidak perlu banyak bicara. Apa kontribusi terhadap daerah ? Benar Wings Air memberikan pelayanan, tetapi itu diberikan karena ada konsumen yang membayar. Lanjut Bupati Isaias, di Nabire tidak ada keuntungan yang didapat dari maskapai penerbangan, dan kita di Nabire tidak dihargai. “Kami minta dua seat pada tiap penerbangan tapi kami tidak dihargai. Terus yang kedua, ada jenasah di rumah. Di Jayapura mereka tolak tiket, demikian juga ketika saya ada tiket lanjutan ke Nabire ketika dari Jakarta, ada tiket tapi ditolak,” ujarnya. Menyinggung soal pelayanan transportasi udara untuk masyarakat Nabire, kata Bupati Isaias, dirinya akan mencari pesawat untuk itu. Bahkan Bupati Isaias sempat mengatakan jika pesawat sudah siap tanggal 10 Desember 2016 untuk melayani masyarakat, selain dari Wings Air. “Dulu juga ada persoalan seperti pesawat Susi Air. Waktu itu pemiliknya yang juga Menteri Perikanan dan Kelautan RI turun ke Nabire, tapi saya tidak mau layani. Saya pimpinan daerah yang dipercayakan sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. Sekarang tanya ke Wings kenapa sampai tolak Bupati Nabire sampai 3 kali ? Dan kenapa tidak siapkan seat untuk ke Jayapura untuk Muspida bukan hanya bupati ?” tuturnya.Saat dikonfirmasi wartawan, Kabandara Nabire, Thomas Alfa Edison Pepuho membenarkan adanya surat larangan tersebut. Dikatakan Thomas Alfa, pihaknya telah menerima secara langsung surat tersebut. Dirinya juga telah bertemu Bupati Nabire dan atas nama pimpinan Bandara Nabire, maskapai dan PT. PNN ground handling di Sentani telah menyampaikan permohonan maaf."Dengan adanya surat ini kita ambil hikmahnya sebagai orang Nabire, agar kedepannya pelayanannya lebih bagus dari pada yang kemarin. Ini koreksi untuk kita semua," ujar Kabandara Nabire.Kabandara Nabire berharap kepada masyarakat Nabire untuk tidak mengomentari hal ini dengan berlebihan. Sehingga di bawah kepemimpinan Bupati Isaias Douw, Kabupaten Nabire bisa lebih maju dan lebih baik lagi.Informasi yang diterima media ini, ada perwakilan dari manajemen Wings Air dari Jakarta yang datang ke Nabire. Kedatangan perwakilan manajemen maskapai Wings Air, menurut informasi, akan bertemu dengan Bupati Nabire untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Hingga sejauh ini belum diketahui apakah sudah digelar pertemuan antara perwakilan manajemen Wings Air pusat dengan Bupati Nabire. Pantauan di counter penjualan tiket Wings Air di Bandara Nabire siang kemarin, ada sejumlah calon penumpang yang menanyakan soal penerbangan Wings mulai tanggal 10 Desember 2016 mendatang. Hingga saat ini belum ada informasi penundaan maupun pembatalan terhadap penumpang yang sudah membeli tiket untuk penerbangan Wings Air di tanggal 10 Desember 2016 mendatang. (ros)
Bagikan artikel ini



