NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos,MAP, Jumat (16/8) pukul 20.00 WIT, bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 tahun  2019 yang akan berlangsung di Lapangan Sapta Marga Makodim 1705/Paniai pada Sabtu (17/8).Pengukuhan Paskibraka tingkat Kabupaten Nabire ditandai pembacaan ikrar putra putri Indonesia dan penciuman bendera merah putih sebagai kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Dalam sambutannya, Bupati mengatakan Paskibra adalah putra-putri terbaik Nabire yang telah dinyatakan lulus seleksi melalui berbagai proses dan tahapan yang telah dilalui. Hal ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi setiap anggota Paskibra, dan juga bagi orang tua para anggota Paskibra.“Anak-anakku anggota Paskibra, sebelum dikukuhkan menjadi anggota Paskibra kalian telah menjalani serangkaian pendidikan dan latihan, yang tujuannya adalah untuk memantapkan ketahanan fisik,  maupun kesiapan mental kalian demi suksesnya pelaksanaan sebuah misi dan tugas penting, yaitu pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada peringatan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Nabire tahun 2019,” ungkapnya. Menurutnya, disamping menjalani pelatihan secara fisik, anggopta Paskibra juga telah dibina secara mental, yang tentunya berguna dalam pelaksanaan pengibaran bendera merah putih pada tahun ini maupun dalam perkembangan kehidupan di masa depan. “Saya percaya bahwa pendidikan dan pelatihan yang telah anda peroleh selama ini dapat menjadi bekal untuk melaksanakan pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2019 di Kabupaten Nabire dengan sukses. Embanlah amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kalian dengan rasa bangga dan penuh rasa tanggung jawab,” tuturnya. Kata Bupati, Paskibra ini juga merupakan salah satu bentuk dan wujud pembinaan bagi generasi muda, yaitu untuk menggelorakan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara, dan kepemimpinan, disiplin serta berbudi pekerti luhur. “Sebagai Paskibra, kalian semua adalah generasi muda yang unggul dan maju di Kabupaten Nabire yang telah lulus berbagai seleksi yang sangat ketat dan cermat. Selanjutnya, ditempa dengan disiplin tentang kepribadian, wawasan kebangsaan, serta cinta tanah air dan bela negara,” ujarnya.  Dirinya juga mengatakan, Paskibra harus menjadikan apa yang didapat selama dalam karantina sebagai landasan fundamental demi kelancaran pelaksanaan tugas negara sebagai pengibar dan penurun bendera merah putih dalam HUT ke-74 Republik Indonesia, 17 Agustus 2019. Harus menjadi generasi yang maju unggul dan berkarya  serta mempunyai mental yang kokoh dan pantang menyerah.Lanjutnya, sebagaimana ikrar yang diucapkan serta prosesi mencium bendera merah putih adalah hal yang perlu senantiasa ditanamkan dalam sanubari masing-masing, bahwa misi Paskibra tidak boleh berhenti pada momentum peringatan HUT ke-74 ini saja. Namun, jiwa nasionalisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk, harus mampu dijaga dan terus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai putra/putri Indonesia pilihan di Kabupaten Nabire, Paskibra harus dapat memberi pengaruh positif bagi generasi muda lainnya dan juga masyarakat. Tularkan ilmu yang kalian peroleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibra selama kurang lebih sebulan. (cad)