NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos,MAP, Kamis (16/8) pukul 20.00 WIT, bertempat di aula Guest House Jalan Merdeka Nabire mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 tahun 2018 di Lapangan Sapta Marga Makodim 1705/Paniai.   Dalam sambutannya Bupati mengatakan, Paskibra ini juga merupakan salah satu bentuk dan wujud pembinaan bagi generasi muda, yaitu untuk menggelorakan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara, dan kepemimpinan, disiplin serta berbudi pekerti luhur. “Sebagai Paskibra, kalian semua adalah generasi muda Kabupaten Nabire yang telah lulus berbagai seleksi yang sangat ketat dan cermat. Selanjutnya, ditempa dengan disiplin tentang kepribadian, wawasan kebangsaan, serta cinta tanah air dan bela negara,” ungkapnya.  Dirinya juga mengatakan, Paskibra harus menjadikan semua ini sebagai landasan fundamental demi kelancaran pelaksanaan tugas negara sebagai pengibar dan penurun bendera merah putih dalam HUT Ke-73 Republik Indonesia, 17 Agustus 2018.Lanjutnya, sebagaimana ikrar yang diucapkan serta prosesi mencium bendera merah putih adalah hal yang perlu senantiasa ditanamkan dalam sanubari masing-masing, bahwa misi Paskibra tidak boleh berhenti pada momentum peringatan HUT ke-73 ini saja. Namun, jiwa nasionalisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk, harus mampu dijaga dan terus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai putra/putri Indonesia pilihan di Kabupaten Nabire, Paskibra harus dapat memberi pengaruh positif bagi generasi muda lainnya dan juga masyarakat. Tularkan ilmu yang kalian peroleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibra selama kurang lebih sebulan. “Jadikan ikrar dan prosesi cium bendera merah putih tersebut, sebagai kode etik kehormatan melalui tindakan perkataan dan perbuatan, yang berarti bersedia menjadi pelopor dalam pembaharuan pembangunan. Hal ini perlu kami ingatkan, karena kalian adalah generasi penerus yang mempunyai tanggung jawab untuk mempertahankan integritas bangsa dan negara, serta tanggung jawab mewujudkan cita-cita perjuangan para pahlawan dan kemerdekaan bangsa ini,” pungkasnya. (cad)