NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP menginstruksikan dan meminta kepada dinas terkait dan Kepala Distrik Nabire agar segera berkoordinasi dengan LSM dan Karang Taruna untuk untuk menertibkan dan mengelola Taman Revolusi Mental yang berada di Pantai Nabire, hal tersebut disampaikan Bupati pada saat memberikan sambutan pada Peresmian Taman Revolusi Mental Pantai Nabire, Sabtu (2/12). “Saya minta agar ruang terbuka ini benar-benar dikosong sesuai dengan fungsinya, yakni ruang terbuka, bukan pasar. Segera tertibkan dan batasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan permainan yang menutupi ruang terbuka,” ujarnya.  “Tempatkan para penjual kaki empat disalah satu sisi, masing-masing cukup satu saja, misalnya penjual bakso satu orang, es buah satu orang, mainan satu orang dan sebagainya agar tempat ini tertib dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan fungsinya,” tambahnya.  Dirinya juga meminta, agar para pengelola dapat bekerja sama dengan Dinas Kebersihan Nabire agar sampah yang berada di ruang terbuka maupun yang berada di pesisir pantai dapat dibersihkan sehingga tempat ini menjadi bersih dan indah.Kepada karang taruna dan Satpol PP, Bupati juga menghimbau agar bekerja sama menjaga taman revolusi mental tersebut, sehingga tidak dijadikan tempat minum mabuk dan transaksi Narkoba dan obat-obat terlarang. Karena, selama ini areal Pantai Nabire sering dijumpai orang mabuk di tempat ini, sehingga sangat mengganggu masyarakat yang ingin bersantai dan melakukan kegiatan-kegiatan positif di tempat ini.(cad)