Jayapura,- Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Jayawijaya, Nduga, Mamberamo Tengah dan Lanny Jaya, Emus Gwijangge mempertanyakan peran Kadis Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dan Kepala Puskesmas.Bahkan legislator asal Jayawijaya ini meminta Bupati mengevaluasi kepala dinas kesehatan setempat dan mengganti kepala Puskesmas Kurulu,  terkait meninggalnya seorang anak usia 9 tahun di Puskesmas Kurulu usai disuntik Rubela, Selasa (14/8/18)."Saya kaget saat dengar ada anak kecil 9 tahun meninggal usai suntik Rubela di Kurulu. Kejadian ini mau dibilang tidak sengaja,  itu salah-salah. Padahal  para medis ini sudah dilatih sebelum di tugaskan di tiap-tiap rumah sakit. Mestinya sebelum itu ada pemeriksaan dulu kepada pasien. Ini masalah nyawa, ini bukan kelinci percobaan," kata Emus ketika di temui Pasific Pos di ruang kerjanya, Rabu (15/8/18), kemarin.Untuk itu, Emus pun merasa kesal dengan kejadian itu sehingga ia mempertanyakan dimana peran kadis kesehatan dan kepala puskesmas.Kalau pun lanjut Emus, adik-adiik ini masih praktek, tapi setidaknya ada pendamping atau di ajari dulu dan diberikan pemahaman.Menurut Emus, mengapa  justru anak-anak yang baru praktek yang harus melayani masyarakat,  padahal mereka belum punya keahlian dan belum punya pengalaman. "Jadi saya lebih soroti tenaga medisnya terutama Kadis. Yang bersangkutan harus dievaluasi. Kalau perlu dicopot. Selain itu, segera evaluasi total puskemas di pegunungan tengah," tekannya.Menurutnya, bupati mestinya selalu mengontrol SKPD dan SKPD juga harus melihat personel medisnya, siapa yang sudah tepat dan punya pengalaman melayani masyarakat. "Jadi para tenaga medis ini harus orang yang tepat dan punya pengalaman untuk melayani masyarakat. Bukan asal menempatkan perawat yang baru praktek, apalagi bukan bidangnya," ketusnya. Untuk itu, ia berharap, sebelum menempatkan tenaga medis, mereka itu benar-benar sudah punya pengalaman serta kemampuan. Terutama pengawasan, ini juga yang harus diperketat. "Kita bukan menuntutu denda atau yang lainnya, tapi oknum yang suntik ini harus segera diusut untuk di proses hukum, bukan dicari penyebabnya. Saya kesal karena ini terjadi di dapil saya. Jadi segera di evaluasi total," Apalagi tambah Emus, ini menyangkut masalah nyawa orang.  Sehingga kalau kita berbicara masalah nyawa, maka Kadis keaehatan harus bekerja secara profesional untuk menyelamatkan nyawa pasiennya."Kalau memang tenaga medis yang baru praktek ini tidak mampu, sebaiknya jangan di tempatkan dulu sebelum memahami betul akan tugas-tugasnya untuk melayani masyarakat, dari pada dibelakang terjadi hal seperti ini lagi. Ini kan sangat bahaya. Saya sangat tidak terima atas kejadian ini, jadi oknumnya harus diusut dan diperiksa," tandas Emus Gwijangge.