NABIRE – Informasi dan kabar yang diterima media ini menyebutkan, bulan ini (Mei 2018) pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire melaksanakan pendataan terkait Potensi Desa (Podes) tahun 2018, di dua (2) wilayah atau kabupaten, masing-masing Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai. Sebelum turun ke lapangan, pada akhir bulan April 2018 kemarin BPS Kabupaten Nabire telah melaksanakan pelatihan bagi petugas dan pengawas Pendataan Podes / kampung tahun 2018, bertempat di salah satu hotel di Nabire. Kegiatan pelatihan itu diikuti oleh 33 orang peserta dari 2 kabupaten, masing-masing 17 peserta dari Nabire dan 16 peserta dari Dogiyai, dengan menghadirkan narasumber dari BPS Nabire sendiri. Hal ini seperti terang Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Nabire, Willy Andhika. Kata dia, maksud dan tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut untuk mempersiapkan para petugas dan pengawas Podes guna melaksanakan kegiatan pendataan potensi kampung yang akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 31 Mei 2018 mendatang di 2 kabupaten dimaksud dengan baik dan tanpa kendala. Jelasnya, manfaat dari pelaksanaan Podes yakni diantaranya sebagai penyedia data potensi wilayah hingga wilayah administrasi setingkat kelurahan/kampung dalam perencanaan pembangunan, pemutakhiran klasifikasi dan tipologi kampung, misal desa-kota, tertinggal-berkembang-mandiri, pesisir-bukan pesisir. Selain itu, sebagai sumber data dasar dalam perhitungan indikator untuk alokator dana kampung, yaitu Indeks Kesulitan Geografis (IKG) dan sebagai sumber data dalam rangka evaluasi pembangunan kampung, nilai Indeks Pembangunan Desa (IPD). (wan)