NABIRE - Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pelayanan Pajak Retribusi Daerah Nabire (BPPRD) akan terus menggelar operasi memburu para wajib pajak liar. Pasalnya, saat ini banyak pengusaha, warung makan, kos-kosan, homestay, hotel dan lainnya masih mangkir bayar pajak. Kepala BPPRD Kabupaten Nabire H. Ganis Komarianto, SE, M,.Si, Selasa (12/12) diruang kerjanya mengatakan, yang menjadi sasaran kegiatan operasi penertiban pajak mulai dari warung, kos-kosan, hotel dan homestay, karaoke atau tempat hiburan yang tercatat sebagai wajib pajak, banyak yang liar. “Kegiatan ini akan tersebar di seluruh Kabupaten Nabire. Dimana UPT kita yang ada di Kabupaten Nabire juga bekerja sama dengan para tim turun lapangan (Turlap),” lanjutnya, Untuk tahap awal pelaksanaan operasi ini akan dilakukan oleh tim Turlap gabungan dengan Satpol PP Setda Nabire dan UPT yang ada di Nabire. “Bagi pelaksanaan kegiatan ini untuk akhir masa libur BPPRD terus berupaya memantau para pengusaha yang mangkir bayar pajak, walaupun rencana libur cuti bersama dan harus perlu diingat daerah bagian Lokalisasi Samabusa segera bayar pajak,” tegasnya. Untuk itu, selaku Kepala BPPRD Nabire sangat berharap kepada masyarakat wajib pajak dapat melaksanakan kewajibannya sesuai dengan aturan yang ada, jangan mengabaikan maka akan kena teguran-teguran oleh kepada tim Turlap. “Dan tentunya kepada masyarakat khususunya pengguna kendaraan bermotor, pedagang kaki lima, warung makan, kos-kosan, homestay, hotel, pedangang kelontogan, sablon selaku wajib pajak segera anda melakukan pembayaran pajak,” ujarnya.(ris)