NABIRE - Sesuai informasi yang diterima media ini, data terkini kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Nabire per hari Rabu, 1 April 2020 sampai pukul 5 sore atau 17.00 WIT kemarin bertambah satu Orang Dalam Pemantauan (ODP), sehingga kini tercatat menjadi 3 ODP.Bertambahnya jumlah ODP sebanyak 1 orang tersebut dalam rentan sekira 3 hari usai perubahan di hari ini, sementara menurut informasi beberapa hari sebelumnya hingga siang kemarin, ada sejumlah warga yang datang dari Manokwari via jalur darat puluhan orang Eks penumpang KM Tidar sebelumnya ditolak masuk ke Nabire pada tanggal 27 Maret 2020 lalu.Kondisi ini secara umum baik atau merupakan kabar gembira bagi masyarakat Nabire khususnya, pasca pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah dengan menutup sementara aktifitas masuk dan keluarnya masyarakat dari satu daerah ke daerah lain, namun apakah data tersebut dapat dipertanggung jawabkan secar moril ?Sempat sekali awak media ini mencoba mengkonfirmasikan hal ini ke pihak yang diberi tanggung jawab untuk menangani persoalan ini. Lewat Gugus Tugas (GT) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Nabire melalui juru bicaranya, namun data yang diharapkan hanya sebatas gambar yang dishare di media grup atau pesan singkat whatsapp. Menyangkut terkait data pasien yang menyebutkan dalam aturan itu berhak atau sangat dirahasiakan, mungkin sangat dipahami oleh rekan media, khususnya wartawan media ini. Setidaknya menyangkut data perkembangan dan upaya pencegahan serta penanganan virus yang telah ditetapkan WHO ini merupakan wabah global tersebut dapat seakurat mungkin dan diketahui publik.Bukan dalam rangka untuk membuat panik, namun lebih pada memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait virus corona tersebut. Bagaimana cara pencegahan, penanganan dan penyebaraan, sehingga memutuskan mata rantai dari wabah ini. Dalam sejumlah jurnal maupun pemberitaan tentunya kita dituntut untuk menerima dan memberikan informasi setransparan mungkin dan sesuai fakta yang ada. Hal ini dapat diartikan, ketika sebuah persoalan ditutup-tutupi kebenarannya, apakah dapat memberikan solusi.  Dalam rangka inilah, awak media ini mencoba bergelut didalam suasana yang sekarang ini terjadi. Keterbatasan kemampuan dan jangkau serta mengingat pula akan instruksi hingga imbauan publik dari pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus terjaga. Satu harapan, semoga wabah Covid-19 sebagai momok yang menakutkan ini dapat bersama kita atasi dan tertangani secara cepat mungkin, baik dan aman, menuju masyarakat Nabire yang lebih sejahtera, hualam.(wan)