MOANEMANI – Ketua Dewan Paroki Santa Maria Imagulata Moanemani, Wellem  Tagi menggelar pertemuan dengan biarawan dan biarawati bersama pengurus inti Dewan Paroki Muda/Mudi Mudika, usai syukuran bersama di Aula Paroki Koteka dan Moge di Moanemani beberapa waktu lalu. Misa dan pemberkatan dilakukan Admintrator Keuskupan Timika Pastor Marten Kuwayo, Pr bersamaan pergantian pastor lama Agustinus Yerwuan OFM dan pastor baru Hendro OFM. Pertemuan tersebut bertujuan perkenalan dengan pastor baru, pengurus dewan dan Mudika Paroki, yang bertepatan dengan  hari lingkungan hidup.Pada kesempatan itu, Pastor Hendro membagikan beberapa buku tentang lingkungan hidup. Buku dibagikan kepada pewarta masing–masing kring, sebagai aksi nyata seksi lingkungan hidup, Bernardus Dogomo mengusulkan halaman Gereja Santa Maria Imagulata luas ini untuk ditanam keladi, ubi dan berbagai sayuran.Ketua Dewan  Mudika Pastor menyetujui program tersebut, sehingga masuk dalam program dewan Paroki setiap stase kring dan paroki ada program wajib tanam keladi, ubi dan sayuran. Selain tanaman bunga sesuai dengan program ‘Oda owada’, program menghidupkan tungku api keluarga.Program wajib taman keladi, ubi, beternak melalui seksi lingkungan hidup ditetapkan dan dibagikan petak setiap kring untuk menanam tanaman jalur Kali Tuka dibawah kaki Gunung Tetode. Program seksi lingkungan hidup ini setiap stase akan menyampaikan kepada umat setempat wajib menanam keladi, ubi dan juga sayuran. Dalam pertemuan  itu ikut hadir pimpinan Yayasan Santo Isodorus Moanemani, Ir. Didimus Tebai sebagai orang yang dituakan di Moanemani.Tidak semuannya ditanami bunga, program Moanemani hijau program sederhana, atau program tidak mengeluarkan uang adalah wajib tanam keladi, ubi mulai dari halaman rumah sendiri. Lalu kompleks halaman gereja.Selanjutnya, program berkebun dan ternak dapat ditingkatkan. Lahan yang ada digunakan untuk tanam keladi dan ubi. Adanya program pemerintah setiap acara disajikan makanan lokal. Program usulan seksi lingkungan hidup terima baik Ketua Dewan Paroki Wellem Tagi dan Pastor Hendro juga biarawan/wati Mudika, bagaimana halaman gereja dipoles dengan tanaman keladi dan ubi, yang luas di Moanemani itu.(don)