Berbagai Kegiatan Meriahkan Hari Anak Nasional

NABIRE - Klinik Santo Rafael Nabire menggelar peringatan Hari Anak Nasional 2026 dengan melibatkan peserta didik dari TK hingga SD berjumlah sekitar 600 anak dari 15 lembaga pendidikan yang terdiri dari sembilan TK dan enam SD yang tersebar di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan berlangsung Sabtu (26/7/2026), bertempat di Aula KSK, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire ini dengan mengusung tema ‘Anak Nabire, Papua Tengah Sehat, Cerdas, Aman dan Berbudaya’.
Dalam pelaksanaannya, momentum peringatan Hari Anak Nasional tersebut tidak hanya dikemas sebagai ajang hiburan tetapi juga menjadi wadah edukatif bagi anak dan para orangtua melalui seminar kesehatan anak bertajuk ‘Bebaskan Anak dari Kecanduan Gadget, Tips Mengatur Screen Time yang Sehat’ dengan pemateri yang diberikan oleh dokter spesialis anak, dr. Suardi Dolok Saribu, Sp.A.
Ketua Panitia, dr. Inglya Suminto kepada Papuapos Nabire mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak.
Menurut Inglya, keberhasilan membangun generasi masa depan tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua semata, tetapi juga memerlukan kolaborasi antara pihak sekolah, masyarakat hingga unsur pemerintah terkait.
“Harapan kami kegiatan ini bukan sekadar seremoni ataupun pertemuan antara orang tua dan anak-anak. Ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk membangun satu tim kerja yang melibatkan orang tua, sekolah, masyarakat dan pemerintah agar anak-anak dapat bertumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, aman damai serta tetap memiliki akar budaya Papua yang kuat,” ujarnya.

Dokter Inglya menegaskan, budaya Papua merupakan identitas yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak luntur di tengah perkembangan zaman.
“Kami ingin anak-anak Papua tumbuh menjadi generasi yang membanggakan tanpa kehilangan jati dirinya. Budaya Papua tidak boleh pernah pudar karena itulah ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain,” kata Inglya.
Ia berharap pemerintah daerah setempat dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap program-program yang berorientasi pada perlindungan dan tumbuh kembang anak di Papua Tengah. “Kami berharap pemerintah semakin peduli dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan generasi penerus bangsa khususnya anak-anak di Nabire," ucapnya.
Selain seminar kesehatan, rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2026 juga dimeriahkan dengan pelaksanaan berbagai perlombaan, diantaranya lomba tarik tambang, balap karung, lomba menggambar dan mewarnai yang mendapat dukungan dari jajaran Kalbe Nutrisi.
Menurut dr. Inglya, antusiasme peserta sangat tinggi dengan jumlah mencapai sekitar 600 anak yang berasal dari 15 lembaga pendidikan setingkat sekolah dasar di Kabupaten Nabire.
Inglya menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire melalui dinas terkait khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah serta berbagai mitra dan sponsor.
Dukungan juga datang dari Kompas Gramedia, Meprof Farma, Wahana Visi Indonesia, RRI Nabire, Bank Mega, Bank Sinarmas, Sinar Pagi, Apotek K-24, Apotek C-Akam, Toko Emas Mutiara, Toko Nasional, Hadi Supermarket, Panca Niaga Market serta sejumlah sponsor dan donatur lainnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, para sponsor, donatur, pihak sekolah, orang tua dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya peringatan Hari Anak Nasional 2026. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga demi mewujudkan anak-anak Nabire yang sehat, cerdas, aman dan tetap berbudaya," tutup Inglya.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan ramah anak sekaligus membentuk generasi Papua yang unggul tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas daerah. (luk)
Bagikan artikel ini



