NABIRE - Walaupun hingga saat ini belum semua murid terima program vaksin, tetapi pihak sekolah terus memberikan edukasi atau pencerahan bagi peserta didik soal manfaat dan tujuan vaksin bagi peserta didik. Sebab terhitung terhitung pada tanggal 31 Agustus tahun 2021, pihak sekolah dalam hal ini SMAN 1 Plus Kolose Pendidikan Guru (KPG) Nabire sudah melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi 401 murid.

Dikatakan Kepala Sekolah SMAN 1 Plus KPG Nabire, Fransiscus Don Bosco Johanis, S.Pt, M.M.Pd, KBM dilaksanakan dengan sistim ganjil/genap atau 50%. Dan kepada murid diwajibkan untuk terus belajar dengan menggunakan Pustaka Digital yang telah disediakan pihak sekolah dengan menggunakan pulsa gratis.

“Dengan edukasi dapat dipastikan akan ada murid yang mau mengikuti program vaksin,” katanya kepada Papuapos Nabire, Senin (6/9/21) di ruangan kerjanya.

Dirinya selaku kepala sekolah bersama dewan guru akan terus memberikan edukasi bagi semua murid. Sebab program vaksin merupakan salah satu program nasional yang wajib dilaksanakan.

Namun semuanya pasti membutuhkan waktu, karena pihak sekolah tidak hanya memberikan edukasi bagi murid. Tetapi hal yang sama juga disampaikan kepada orang tua murid. Agar vaksin tidak saja menjadi tanggung jawab sekolah semata.

Dan di tengah KBM tatap muka 50%, tentunya ada batasan waktu belajar bagi murid.  Sehingga setiap anak diberikan hak mendapatkan pelajaran selama 4 jam perhari dan protokol kesehatan juga menjadi kewajiban guru dan peserta didik. (des)