NABIRE - Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya Senin (6/11) bertempat di lapangan Apel Kantor Bupati Nabire pukul 09.00 WIT menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Nabire, dimana Kabupaten Nabire resmi mempunyai Batik Papua Ciri Khas Nabire. Peresmian Batik Papua Ciri Khas Nabire tersebut ditandai dengan Launching (Peluncuran) Batik Papua Ciri Khas Nabire oleh Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP yang diawali dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pastor Stevanus Yogi Projo dan penekanan tombol pembukaan papan Baliho Batik Papua Ciri Khas Nabire yang berjumlah 23 motif. Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan, bahwa hari ini Senin (6/11) Kabupaten Nabire bersyukur kepada Tuhan karena telah memiliki Batik Papua Ciri Khas Nabire yang menjadi kebanggaan orang Nabire. “Kita bersyukur bahwa Kabupaten Nabire resmi memiliki batik Papua ciri khas Nabire yang unik, kombinasi unsur-unsur kebudayaan daerah pegunungan, pesisir dan kepulauan,” tutur Bupati.   Katanya, batik Papua ciri khas Nabire ini adalah hasil sayembara yang dilaksanakan pada bulan April 2015 lalu yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Nabire, setelah mendapat masukan dan saran dari para Tokoh Adat Kabupaten Nabire.“Pada kesempatan ini saya berterima kasih kepada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Mathilda Mose, yang telah bekerja keras untuk memperjuangkan batik ini, sampai hari ini baru bisa diresmikan, bahwa budaya Nabire, adat istiadat Nabire sudah diwujudkan melalui batik Papua ciri khas Nabire, baik dari pegunungan, pesisir dan kepulauan, karena Kabupaten Nabire mempunyai dua budaya yang terbesar, dari 98 kerukunan yang ada di Nabire,” ujarnya. Kata Bupati Isaias, salah satu syarat dan kriteria sayembara yang telah disetujui semua peserta lomba pada saat itu adalah, hasil karya desain motif batik Papua ciri khas Nabire juara I, II, dan III menjadi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire.Dirinya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan yang telah ikut terlibat dalam proses terwujudnya batik Papua ciri khas Nabire.“Pemerintah Kabupaten Nabire telah mencatatkan karya seni batik Papua ciri khas Nabire ini, pada Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia di Jakarta, dan ini merupakan dasar hukum kita, kita ini Negara hukum jadi kita membuat sesuatu yang menjadi hak cipta kita harus mempunyai dasar hukum yang jelas, sehingga dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.*Batik Nabire Kebanggaan Orang Nabire Menurut Bupati Nabire, bahwa yang dimaksud dengan ‘Karya Seni Batik Papua Ciri Khas Nabire’ adalah motif batik kontemporer yang bersifat inovatif, masa kini, dan bukan tradisional. Karya tersebut dilindungi karena mempunyai nilai seni, baik dalam kaitannya dengan gambar, corak, maupun komposisi warna. “Batik Papua khas Nabire ini adalah kebanggaan kita, orang Nabire. Karena itu, saya minta agar semua ASN wajib mengenakan batik ciri khas Nabire pada setiap hari Kamis dan dapat digunakan sebagai taplak meja, kain jendela, latar belakang spanduk, kop surat dan lainnya. Nabire punya budaya kita harus perkenalkan budaya kita kepada dunia, ingat semua harus pakai batik Nabire,” paparnya.Dirinya selaku Bupati juga berharap, agar batik Papua ciri khas Nabire ini dapat digunakan di sekolah-sekolah, BUMD, BUMN dan organiasi Non-Pemerintah sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah Kabupaten Nabire. Karena, batik khas Nabire ini adalah merupakan kebanggaan orang Nabire. “Saya minta kepada dinas teknis agar segera menyediakan sarana berupa mesin dan bahan kain serta melatih tenaga-tenaga untuk memproduksi sebanyak-banyaknya batik ini di Kabupaten Nabire. Jadi yang akan buat batik ini harus orang Nabire dan kita akan siapkan itu, mari kita lestarikan seni dan budaya melalui Batik Papua Ciri Khas Nabire,” cetusnya. “Pada hari ini, Senin, tanggal 6 november 2017, dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, saya Bupati Nabire, meresmikan Batik Papua Khas Nabire untuk digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semoga batik ini menjadi simbol persatuan dalam membangun Kabupaten Nabire tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras. Amin,” pungkasnya. (cad)