NABIRE - Bangunan yang waktu lalu merupakan rumah makan, RM Idola, di Kelurahan Morgo, Kamis (17/7/25) malam dilahap si jago merah, terbakar.

Dikatakan Stevanus Womsiwor, Danru jaga saat diwawancarai Papuapos Nabire di lokasi kebakaran, sekitar pukul 19.15 WIB pihaknya terima telepon dari warga melaporkan ada kebakaran yang terjadi di Keluarah Morgo.

Setelah pelapor tutup telepon piket jaga yang stenbay nyalakan sirene urjen dan tidak pake lama berkemas memakai atribut dan langsung menuju ke tempat kejadian. Setelah tiba di tempat kejadian yang punya regu jaga langsung berusaha untuk memadamkan api.

Womsiwor juga mengatakan bahwa malam ini petugas pemadam kebakaran turun dengan kekuatan full. Sampai yang malam ini tidak bertugas juga tiba di tempat kejadian untuk membantu menjinakan si jago merah yang sudah membesar.

Ditambahkan Otis Money, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Papua Tengah, hari ini kita turun maksimal untuk membantu. Karena kebakaran yang terjadi malam ini cukup besar dengan armada yang ada pada kita yaitu tiga unit yang 10.000 dengan 8.000 ditambah dengan water cannon dari pihak kepolisian dan saat ini kita lihat di belakang api sudah mulai padam.

Sama juga halnya ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Kebakaran dan penyelamatan, Dinas Damkar PPB Satpol PP, Drs. Nicolas A.S Wambrauw berharap kepada warga masyarakat agar kedepan kalau ada kejadian lagi di wilayah Nabire bisa hubungi pihaknya secepatnya. Dan kedepannya kalau kami petugas Damkar sudah di tempat kejadian masyarakat harus bisa mengerti dan jangan menghalangi petugas yang bekerja.

"Karena kalau kami terlambat memadamkan api bisa membahayakan rumah yang lain," pungkasnya.

Pantauan Papuapos Nabire di tempat kejadian petugas Damkar turun dengan tenaga full dengan tiga truk pemadam dan dibantu satu truk pemadam milik polres nabire untuk bersama-sama memadamkan api di tempat kejadian dan usaha tersebut dimulai dari pukul 19.35 WIB sampai pada pukul 22.08 WIB baru si jago merah bisa padam karena Rumah Makan tersebut sangat besar dan untuk kerugian yang dialami pihak korban sampai saat ini belum di ketahui.(rob)