Bagan Nelayan Ditarik Harga Ikan Meroket, Ayam Potong Laris
NABIRE - Memasuki dua pekan berjalan ini harga ikan kembali meroket alias mahal di beberapa pasar yang ada di kota Nabire, akhirnya ma
Bagikan
NABIRE - Memasuki dua pekan berjalan ini harga ikan kembali meroket alias mahal di beberapa pasar yang ada di kota Nabire, akhirnya masyarakat kembali mengambil jalan pintas dengan membeli ayam potong yang harganya bisa dijangkau. Dengan kondisi harga ikan yang mahal di sejumlah pasar ini, bukan disengajai oleh para nelayan kita yang rata–rata memiliki bagan, akan tetapi ada ketentuan aturan baru yang harus dilaksanakan oleh semua bagan maupun perahu jolor dan perahu tangkapan ikan lainnya. Dimana para nelayan kita diminta melengkapi dokumen kapal berupa Pas besar maupun Pas kecil, selain surat–surat ijin tangkapan lain yang telah ada, para nelayan kita yang ada di Kabupaten Nabire, karena sesuai Undang–Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan juga Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Kapal. Sehingga dengan dua aturan ini, Dinas Perikanan selaku instansi terkait bisa secara lain dapat mengetahui berapa jumlah para nelayan kita yang memiliki perahu bagan, nelayan pancing dengan perahu jolor dan berapa nelayan pancing di Kabupaten Nabire. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nabire Yance Pekey, S.Pi.,MP kepada Papuapos Nabire beberapa saat lalu di ruang kerjanya seraya menambahkan, sangat benar untuk saat ini harga ikan lagi mahal di pasar, tetapi hal ini bukan disengaja oleh dinas. Namun, dengan memanfaatkan waktu di hari raya atau Lebaran Haji, Dinas meminta kepada semua pemilik bagan agar bagannya ditarik sementara ke darat untuk selanjutnya diukur agar para nelayan dapat memiliki Pas besar atau kecil sesuai kemampuan daya mesin. Dan kita sejumlah bagan telah diukur dan telah memiliki sejumlah ketentuan adminitrasi yang diminta, sehingga dipastikan dalam pekan ini juga bagi para pemilik bagan yang sudah selesai, dipastikan sudah harus turun ke laut dan melakukan aktifitas penangkapan ikan seperti biasanya. Karena selaku instansi teknis, kami ingin agar proses adminitarsi cepat selesai dan para nelayan bagan sudah harus turun ke laut, sebab hingga saat ini perahu bagan yang dapat diutamakan lebih dulu untuk diukur dan kini sudah hampir selesai pengukurannya. Untuk itu, diharapkan kepada seluruh nelayan tangkap, pancing dan semua nelayan yang ada di Kabupaten Nabire agar dapat melaporkan diri guna melengkapi sejumlah adminitrasi dan selanjutnya mendapatkan ijin dokumen pas besar atau pas kecil.(des)
Bagikan artikel ini



