NABIRE - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Willem Wandik dan Aloysius Giay dalam debat pertama yang digelar di Kabupaten Mimika, pada Sabtu (19/10/24), menjawab pertanyaan dari panelis dengan sub tema tentang 'kesehatan'.

Berdasarkan data status survei gizi Indonesia tahun 2022 dan Dinas Kesehatan Papua Tengah tahun 2023, Provinsi Papua Tengah memiliki masalah serius seperti stunting sebanyak 32,9% dan HIV AIDS sebanyak 21.485 kasus, demikian pula kasus malaria, tuberkolosis bahkan kematian ibu dan bayi yang masih tinggi. Pertanyaannya, jika dipercaya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, apa strategi Paslon nomor urut 4 dalam mengatasi Stunting dan HIV AIDS di Papua Tengah?

Calon Wakil Gubernur nomor urut 4, Alosysius Giyai mengatakan dalam mengatasi stunting dan HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah, Paslon Wagi akan membuat klinik dan labolatorium keliling guna memudahkan mengatasi masalah stunting dan HIV/AIDS.

"Gizi buruk atau stunting ini dipengaruhi oleh banyak faktor, baik itu mengenai ketahanan pangan, gizi, tetapi juga mengenai pelayanan kesehatan dasar, seperti kesehatan ibu dan anak. Yang kami akan lakukan adalah pendekatan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan infrastruktur seperti air bersih, listrik yang menjangkau bagi masyarakat di kampung-kampung dan melaksanakan kerja lintas sektor pertanian dan ketahanan pangan untuk pemenuhan gizi bagi ibu dan anak dengan menggerakan tenaga kesehatan sampai ke kampung-kampung," ujar Aloysius Giyai.

Lelaki kelahiran Onago, Kabupaten Deiyai ini menambahkan, dirinya mempunyai pengalaman yang sangat matang di bidang kesehatan.

"Insya Allah kalau Tuhan mengizinkan kami terpilih jadi gubernur dan wakil gubernur, kami akan buat kartu berobat gratis yang sudah pernah kami lakukan 10 tahun lalu dan penularan penyakit seksual maupun HIV/AIDS harus segera kita tangani dengan melakukan kegiatan-kegiatan transformasi yang melibatkan semua pihak," tandas Giyai.(pal)