NABIRE - Saat berdiskusi bersama Wartawan Papuapos Nabire, Sabtu (30/8/2025), Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anigou Yoni, Elias Kobepa, S.Pd, mengatakan PKBM ini berdiri semenjak tahun 2009 atas dorongan dan dukungan mantan Kepala Dinas Pendidikan kala itu, Almarhum Drs. Baldus Olua.

Dimana pada saat itu ia selaku guru yang hanya bertugas memberikan kursus dua bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman semenjak tahun 2007 hingga tahun 2009 dan juga mengajar sebagai guru honor Bahasa Inggris di beberapa sekolah SMP dan SMA.

Namun atas dorongan dan dukungan Baldus Olua, akhirnya dirinya diberikan ijin operasional PKBM Anigou Yoni yang sampai saat ini sudah menamatkan ribuan murid dan siswa/siswi, baik itu lulusan Paket A setara SD, Paket B setera SMP/MTs dan juga paket C setara SMA.

Dalam menekun dunia pendidikan di bidang paket kesetaraan ini terus berkembang, dimana pada saat ini telah memiliki 3 ruangan kelas belajar dan juga ada pembangunan lanjutan satu buah laboratorium komputer dan tambahan tiga ruangan kelas baru lagi.

Dengan motto ingin membantu anak-anak yang tertinggal dan putus sekolah agar kelak mereka juga bisa sama dengan anak-anak yang lulus dari sekolah formal dan dari pendidikan paket kesetaraan ini mereka bisa mengenal jati dirinyasendiri.

Untuk itu, PKBM Anigou Yoni yang selama ini berjalan atas kerja keras dan ke depan diharapkan adanya dukungan dan bantuan langsung dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Nabire. “Karena kami punya tujuan yang sangat jelas di tengah–tengah Masyarakat,” tandasnya.(des)